Kamis, 05 Desember 2019

Mengenali ciri anak memasuki masa pubertas

Sebagai orang tua, waktu adalah sesuatu hal yang tanpa kita sadari berlalu dengan cepatnya. Baru kemarin rasanya menjadi orang tua baru, melihat senyman pertamanya, mendengar tangisan pertamanya, mengenalkannya pada makanan selain ASI, mengajarkannya berjalan, berlari, bersepeda dan lain sebagainya. Dan tiba disaatnya kita disatu masa merasakan, anak kita sudah mulai tumbuh menjadi anak yang lebih besar dan dewasa lagi. Lebih mandiri dan terkadang sudah mulai ingin memiliki urusan pribadi sendiri tanpa melibatkan orang tuanya. 



Sebenarnya, sering was-was nggak sih moms sama kedewasaan yang terus menerus bertambah , mengalami apa itu pubertas yang akan terjadi kepada anak kecil kita? Anak yang selalu kita perhatikan, berikan kasih sayang, menjaganya dengan sepenuh hati dan takut meski dia tergores sedikit pun. Rasanya saya sudah kebayang-bayang gimana menghadapinya suatu hari kelak. 

Mau tidak mau, ini adalah salah satu hal yang tidak bisa dianggap remeh dan tentunya menjadi sangat penting diketahui oleh kita sebagai orang tua. Pubertas itu  sendiri merupakan masa transisi dari masa anak-anak memasuki masa remaja, dewasa yang biasanya ditandai dengan perkembangan kematangan  seksual sekunder dan kemampuan bereproduksi dengan ditandai dengan perubahan hormonal, perubahan fisik, maupun perubahan psikologis dan sosial. 

Bisa juga dikatakan bahwa pubertas adalah masa transisi yang tumpang tindih. Kenapa tumpang tindih, karena tidak serta merta ciri-ciri biologis-psikologi langsung hilang dari dalam dirinya. Semua masih terasa normal dimilikinya akan tetapi sementara itu ciri-ciri remaja pun sudah mulai ada dimilikinya. Bis dikatakan juga, masa puber tahun-tahun akhir masa kanak-kanak dan awal dari masuknya masa remaja. Menjelang anak matang secara seksual, ia masih disebut anak puber, begitu matang secara seksual ia disebut remaja atau remaja muda. 

Biasanya anak perempuan memang cenderung cepat matang jika dibandingkan dengan anak laki-laki. Pada umumnya usia masa puber pada anak perempuan adalah diusia 8-13 tahun sedangkan pada anak laki-laki  adalah 14 tahun. 

Ciri-ciri anak memasuki masa pubertas adalah sebagai berikut : 

1.     Mulai munculnya keinginan untuk mencari pergaulan diluar lingkup keluarga
2. Menjadi sedikit emosional, dengan adanya keinginan mencari dan menemukn jati diri sendiri. 
3.    Terkadang mulai menunjukkan sikap yang bertentangan. 
4.     Dari segi fisik anak perempuan payudara mulai muncul. 
5.  Rambut pada kemaluan juga sudah mulai tumbuh, diikuti dengan pertumbuhan rambut pada ketiak pada anak laki-laki dan perempuan. 
6.      Anak perempuan akan mengalami yang namanya menstruasi. 
7.      Anak laki-laki akan mengalami mimpi basah. 
8.      Suara mulai berubah dan pada anak laki-laki akan tumbuh  jakun. 
9.      Anak perempuan biasanya berat badannya akan semakin bertambah. 
10.  Biasanya wajah mulai berjerawat. 

Sebagai orang tua, tentu saja kita ingin selalu  mengetahui bagaimana perkembangan anak. Jangan sampai melewatkan dan tidak mengetahui perkembangan anak apalagi mengetahui mengenai pubertasnya. Karena, perlu kita ketahui bahwa masa-masa pubertas bisa menjadi masa terakhir pertumbuhan dan perkembangan anak. Di sinilah menjadi puncak pertumbuhan anak. Yang bisa dikatakan pula  merupakan masa pertumbuhan kedua tercepat setelah masa bayi. 

Dan hal yang tidak bisa kita kesampingkan pula bahwa , dimana masa-masa ini pula, kita sebagai orang tua tidak lupa memberikan asupan nutrisi dan mengetahui aktivitas fisik yang cukup mampu mendukung pertumbuhan anak. 

Tentunya semua akan berjalan sesuai dengan waktunya. Tugas kita adalah memberikan pembelajaran, pemahaman dan tentunya kita pun juga bisa semakin belajar dan menambah pengalaman demi membentuk pribadi anak yang siap untuk menjadi pribadi yang semakin baik dan semakin baik lagi. 



Jumat, 20 September 2019

Jawaban Pasti Memilih Hunian Impian




Tempat tinggal atau hunian adalah sesuatu hal yang tidak mungkin kita abaikan. Ditambah lagi hidup di kota-kota besar mungkin menjadi tantangan tersendiri mengenai tempat tinggal atau hunian tersebut. Meskipun begitu, bukan menjadikan jalan kita untuk memiliki hunian yang diinginkan terputus begitu saja. Rumah tapa atau apartemen kah yang terbaik? 

Tidak bisa kita pungkiri terdapat beberapa alasan-alasan yang melatar belakangi hal tersebut seperti terbatasnya persediaan lahan yang ada, adanya keinginan kepraktisan dalam memiliki hunian serta menimbang budget yang dimiliki sebelum memutuskan memiliki hunian. 

Kepraktisan dalam memilih hunian didaerah metropolitan tentunya sangat menggiurkan. Siapa yang tidak ingin huniannya memiliki letak yang strategis serta didukung dengan fasilitas-fasilitas lengkap yang mendukung lainnya. Ya, hal ini biasanya hanya akan kita dapatkan ketika kita memilih hunian apartemen. Di kota-kota besar sekarang ini  sudah banyak penawaran apartemen yang sangat menggiurkan. Murah, lengkap dengan fasilitas yang memadai. Namun, apakah itu sesuai dengan apa yang kita inginkan? Jawabannya belum tentu. 

Namun, ada satu jawaban yang pasti jika kalian sedang mencari apartemen yang sesuai dengan apa yang kalian inginkan. Apartmen jakarta selatan ini bisa menjawab semua keinginan kalian. Selain menjadi solusi dalam memilih hunian yang strategis dan sesuai dengan budget yang kalian miliki. 

Tak tanggung-tanggung, dengan fasilitas yang ditawarkan secara lengkap dengan security 24 jam lengkap dengan pemandangan kota dan kolam renang akan menjadi salah satu alasan anda betah dan dapat menghilangkan penat setelah seharian bekerja. Lepkap juga fasilitas pendukung lainnya untuk anda yang sudah berkeluarga dan bingung untuk tempat bermain anak. Disini sudah lengkap, aman, tersedia dan dijamin tidak akan membuat anda kecewa terlebih lagi anak-anak kita. Masih banyak lagi fasilitas-fasilitas lain yang tentu saja akan membuat kita jatuh hati pertama kali melihatnya. 


Kawasan Jakarta yang tidak kalah elit juga adalah Kuningan. Didukng dengan perkantoran dan kantor-kantor besar, kedutaan besar negara dan tentunya bagi yang hobi berbelanja pasti tidak akan susah mencari lagi di daerah ini. Salah satu kawasan yang juga terkenal dengan pusat perbelanjaan modernnya. Menggiurkan bukan. 

Yang lebih menggiurkannya lagi adalah tersedianya kawasan sewa apartemen di Kuningan Jakarta yang tentu akan menjadi salah satu target yang tidak akan kita lupakan dan menjadi list teratas dalam memilih hunian apartemen. 

Jangan ditanyakan lagi soal fasilitasnya karena disini lengkap dan tentunya sangat berkelas. Cocok bagi kita-kita yang sudah mempertimbangkan dalam kepraktisan hunian yang bertingkat. Kelengkapan fasilitas sosial dan fasilitas umum tentunya tidak akan kita acuhkan lagi bahan acungan jempol pun sudah tidak bisa menandinginya. 

Mau cari dimana lagi apartemen yang lengkap, bisa memanjakan mata, bermacam penwaran kenyaman yang diberikan, dan nilai plus plus lain yang tidak bisa ditemukan di apartemen lainnya kalau bukan disini. Budget-nya bisa disesuaikan sendiri kok. Oh iya ingat yah jika ingin memilih dan mencari apartemen lainnya jangan lupa dan jangan ragu untuk kunjungi http://www.sewa-apartemen.net/ yang dijamin adalah situs terpercaya dan pastinya bukan abal-abal yang akan selalu memberikan pelayanan terbaiknya bagi kita, konsumen kesayangannya. 

Semoga tulisan ini bisa menjadi refrensi bagi teman-teman yang ingin mencari hunian apartemen yang pastinya sesuai dengan apa yang kalian butuhkan. Selamat membaca. 



Senin, 16 September 2019

Positifnya Mendekatkan Diri Dengan Anak


Menjadi dekat atau bahkan mendekatkan diri dengan anak layaknya sahabat adalah suatu hal yang ternyata sangatlah bermanfaat untuk anak. Tidak hanya seorang ibu yang harus dekat dengan anaknya atau bahkan hanya ayahnya saja. Tantangan terbesar kita ketika menjadi orang tua bukan hanya sekedar memberikan pengalaman dan pendidikan kepadanya tetapi juga membentuk pribadinya yang bisa dekat dan bermasyarakat dengan orang banyak. 

Dekatnya anak dengan keluarga apalagi dengan kedua orang tuanya menjadikan keluarga sebagai tempatnya untuk berkeluh kesah, bercerita atau bahkan berbagi ceritanya yang mungkin ditempat lain tidak bisa dia lakukan. 

Jika dekat dengan orang tua tentunya anakpun akan jauh dari sifat melenceng dan melampiaskan perasaannya kepada sesuatu yang salah. Dekat berarti memiliki arti bahwa anak akan selalu diterima dan akan selalu menjadi prioritas bagi keluarganya. 

Dengan adanya kedekatan fisik ataupun emosional dengan anggota keluarganya tentu akan mengurangi pula tingkat stres yang bisa saja dialami anak baik itu masalah keluarganya, sekolah, teman dan lingkungan lainnya. 

Dengan seringnya tingkat komunikasi dengan anak akan membentuk anak menjadi pribadi yang terbuka dengan keluarga. Semakin terbuka anak kepada orang tua, semakin dekat pula kedekatan emosional anak tersebut. Selain itu, dengan kedekatan tersebut orang tua pun juga tidak susah untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan anak. 

Mau ayah atau pun ibu semua harus seimbang dan memiliki porsi masing-masing dalam memposisikan diri dengan anak. Simak beberapa manfaat berikut ini ya : 
1. Keluarga menjadi lebih harmonis 
2. Membantu membentuk emosi anak  menjadi lebih stabil
3. Menghindarkan anak dari pengaruh negatif
4. Anak menjadi seseorang yang peka akan lingkungan sosial
5. Membentuk mental yang kuat, sehat dan positif
6. Mampu mengendalikan diri dengan baik
7. Mengenal lebih baik cara menghargai dan sopan santun 
8. Orang tua mampu membentuk pondasi awal untuk masa depan anak
9. Membentuk anak menjadi sosok yang lebih percaya diri 
10. Mampu menghargai diri sendiri dan orang lain
11. Orang tua mampu dengan mudah mengontrol pergaulan anak 
12. Orang tua mengenal lingkungan anak
13. Orang tua mengenal teman-teman sepermainnya 
14. Anak lebih mudah besosialisasi 
15. Anak menjadi pribadi yang ceria, bersahabat dan terbuka

Menjadikan anak sebagai sahabat bukan berarti membuat anak menjadi pribadi yang semena-mena dengan orang tuanya apalagi kalau sampai mengurangi kesopanan anak tersebut. Bukankah kalau kita semakin dekat, kitapun tidak perlu merasa cemas dengan lingkungan anak. Anak pun akan langsung bercerita dan berbagi kepada orang tuanya. Apalagi jika kita pun membuka diri kepada teman-teman dan lingkungan anak yang lainnya. 

Kedekatan bisa membungkam kecanggungan antara anak dan orang tua juga loh ternyata. Kok bisa? Iya. Karena dengan adanya kedekatan tersebut anak merasakan kalau antara dia orang tuanya tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Apalagi jika itu positif orang tuanya akan senantiasa mendukung dan memberikan semangat untuknya. 

Tentunya tidak akan ada yang akan berubah dengan posisi orang tua dan anak tersebut. Orang tua tetaplah sesosok orang yang akan menjadi teladan, membentuk rasa tanggung jawabnya, kemandirian dan menanamkan pribadi baik lainnya untuk sang anak. Begitu pun anak. Anak tetap memiliki tugas, kewajiban dan hal yang tentunya akan tetap bejalan beriringan. Hanya saja yang tetap terbentuk adalah emosi yang dimiliki antara anak dan orang tuanya, saudara bahkan itu juga berlaku dengan anggota keluarga lainnya. 

Membangun kedekatan pun juga bukan hal yang mudah. Apalagi ika anak sudah masuk usia remaja. Mulau kenal galau, suka-sukaan, punya banyak teman dan lagi suka membangun relasi. Membangun kedekatanpun juga tidak serta merta memaksa anak untuk bercerita juga loh. Tahapannya bisa jadi seperti mengajak ngobrol, anak cerita kita tanggapi bila perlu kasih masukan sesuai dengan porsi kita, kasih contoh, dan kalau bisa bantu memecahkan masalahnya bersama-sama. 

Intinya sebenarnya adalah mendekatkan diri, berbagi dan bersahabat. Sibuk bekerja dan hanya bisa memenuhi keperluan anak secara materi doang, jangan beranggapan bahwa tugas kita sudah selesai iya. Bukan berarti seperti itu. Menghargai, memberikan anak cinta dan kasih sayang juga salah satu tugas yang tidak bisa kita anggap remeh dan acuhkan begitu saja. 

Ibarat rumah yang butuh pondasi, anak pun juga membutuhkan pondasi awal tersebut. Dan orang tualah yang bertugas membentuk pondasi tersebut. Anak adalah hasil didikan orang tua. Mau anak sukses baik dalam bersosial dan hal lainnya, yuk kita dukung dari sekarang. 

Nah, next kita update di blog berikutnya yah. Tentang Cara Dekat Dengan anak. See you.  

Selasa, 10 September 2019

Cara Jitu Bersahabat Dengan Anak


Pada tulisan blog saya sebelumnya saya sudah menjabarkan mengenai Positifnya Mendekatkan Diri Dengan Anak . Kedekatan dengan anak terjalin tidak hanya sekedar dari pertalian darah tetapi juga ada karena memang dibina dan memang sudah niat dari awal kita untuk menjadikan anak sebagai "sahabat" anak.

Apalagi kita hidup di zaman yang modern seperti saat ini. Belum lagi kita sebagai orang tua dihadapkan dengan kenyataan untuk bekerja demi memenuhi kebutuhan yang bisa saja menuntut kita. Stres dan sibuk dengan pekerjaan serta karier kita menjadi salah satu alasan yang paling sering kita lontarkan baik itu untuk pembelaan atau memang begitulah adanya. 

Tidak ada kata yang salah dengan memperlakukan anak layaknya sahabat. Kita tahu sendiri bagaimana perlakuan kita dengan sahabat. Kita saling berbagi dalam suka dan duka, saling mendukung dan saling menguatkan bahkan hal yang kita rahasiakan dari orang lain bisa dengan sangat leluasa kita ceritakan kepada orang yang kita panggil sahabat tersebut. Itulah yang diharapkan terjalin antara orang tua dan anak. Bahkan kalau bisa bkan hanya sekedar sahabat saja yang hanya dekat karena perasaan dan emosi tetapi juga darahlah yang semakin lebih menguatkan. 

Semakin dekat kita dengan anak, maka semakin kuta juga emosi, pengertian dan kasih sayang yang akan kita curahkan satu dengan yang lainnya. 

Nah, langsung saja kali yah kita bahas cara jitu menjadi dan menjalin persahabatan dengan anak yaitu sebagai berikut : 

1.  Membagi waktu 

Waktu dan tuntutan pekerjaan sering menjadikan kita sibuk dengan dunia kita sendiri yang mengakibatkan kita tidak memiliki banyak waktu walapun hanya sekedar untuk sebentar mengajak anak-anak untuk bersenang-senang. Kita saja yang sudah besar masih sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang yang kita sayangi apalagi anak kita yang masih butuh kita dalam menghadapi masa depannya kelak. Nggak kebayangkan gimana kalau kita sedang ada masalah, kita hanya bisa menyelesaikannya sendiri tanpa ada bantuan dan pertolongan orang lain. Apalagi jika itu anak. Anak kita blum matang dan sudah kita bebankan dengan tugas yang seberat itu. 

Semakin banyak waktu kebersamaan yang kita luangkan untuk anak, itulah yang akan dijadikan anak sebagai kenangannya jika dia sudah besar kelak. Membangun momen kepercayaan, belajar cara mengungkapkan kasih sayang antara orang tua dan anak serta juga kita mampu memahami karakter anak sepenuhnya. 

2. Menerapkan Pola Asuh

Tidak bisa dipungkiri bahwa pola asuh menjadi salah satu penentu kedekatan antara anak dan orang tua. Terkadang jika orang tua terlalu ketat menerapkan pola asuh yang dominan otoriter apa lagi tanpa alasan yang benar-benar pasti, akan ada ketidak nyamanan yang akan dirasakan anak. Jika ketidak nyamanan itu tidak diperbaiki maka selamanya anak tidak akan mendekatkan diri dengan kita sebagai orang tuanya.

Akan lebih baik pola asuh selalu berimbang. Adakalanya tegas, demokratis dan memanjakan anak.

3. Paham Karakter Anak

Terkadang meskipun bersaudara, antar anak yang kesatu dan kedua atau bahkan seterusnya bisa memiliki karater yang berbeda-beda. Sebagai orang tua memahami dan hapal akan karakter anak adalah suatu keharusan yang tidak bisa dianggap remeh.

4. Menjadi Pendengar yang Baik

Tidak hanya orang tua yang selalu harus didengarkan pendapatnya akan tetapi orang tua  juga harus bisa memberikan perhatian dalam hal mendengarkan pedapat, curhatan anak apalagi jika dari curhatannya tersebut anak mengharapkan kita untuk bisa mmberikan masukan. Kita sebagai orang tua tentu harus bijak. Menghadapi anak yang masih kanak-kanak dengan menghadapai anak usia remaja tentulah akan berbeda.

5. Melibatkan Diri Dalam Dunia Anak

Layaknya seorang sahabat, tentunya akan adakalanya untuk dimengerti akan dunianya. Orang tua pun jika ingin menjadi sahabat anak tersebut tentulah harus paham akan hal itu. Menyelami dunia si kecil adalah hal positif yang bisa kita lakukan. Apalagi jika Menemani dan mendampingi anak dalam aktifitasnya seperti belajar, menonton dan bermain. Tentunya anak akan  merasa diperhatikan dan kehadiran orang tuanya tersebut menjadi salah satu kenangan yang akan selalu anak ingat dikemudian hari. Selain itu menghabiskan waktu bersama anak menjadi salah satu cara ber-quality time yang akan sangat bermanfaat.

Naluariah dan sifat alami dari setiap manusia begitupun juga anak akan sangat membutuhkan yang namanya sahabat dalam kehidupannya. Kita saja sebagai orang tua pasti memiliki sahabat yang dekat, tempat berbagi dan berceriata. Anakpun juga sama. Menumbuhkan rasa percaya, kebersamaan, kepedulian dan hubungan yang erat antar anak dan orang tua sangat mempengaruhi hubungan antar anak dan orang tua tersebut.

Kesejajaran antar anak dan orang tua tentunya membuat perasaan anak menjadi dihormati. Tentunya tidak melupakan antar kodrat dan tugas masing-masing. Anak tetap harus selalu menghormati dan menghargai orang tua pada umumnya. Intiya kita bisa saling menempatkan diri sesuai posisi dan porsi. Baik itu ebagai anak ataupun orang tua      

Minggu, 08 September 2019

Keutamaan Puasa 9 dan 10 Muharram


Berlomba-lomba dalam mempererat iman dan taqwa bahkan mencari ridha dari Allah SWT adalah hal yang selalu ingin kita lakukan selaku umat muslim. Mulai dari menjalankan shalat lima waktu , puasa ramadhan dan sunah-sunah lainnya. Salah satu bulan yang paling mulai selain bulan Raadhan dan Dzulhijah adalah bulan Muharram yang merupakan bulan pertama di tahun hijriah. Tepat pada tanggal Muharram memiliki keistimewaan yaitu peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. 

Selain merupakan bulan yang pertama ternyata banyak beberapa amalan yang bisa mendatangkan kemuliaan yang bisa kita laksanakan pada bulan Muharram ini. Salah satunya adalah dengan menjalankan Puasa Tasu'a dan Puasa Asyura.  Puasa Tasu'a dan Puasa Asyura ini jatuh pada 9 dan 10 Muharram. 

Mungkin bagi sebagian orang masih asing akan puasa dan pengamalan puasa yang satu ini. Tahun inipun kali pertama bagi saya menjalankannya. Asing bagi sebagian orang namun keutamaanya tidak boleh kita lupakan begitu saja. Biasanya Puasa Tasu'a dan Puasa Asyura ini dilakukan untuk menyempurnakan ibadah di bulan Muharram.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sudah menjelaskan keutamaan puasa Muharram dengan melalui sabda beliau:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa bulan) Muharram dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam” (HR. Muslim)

Puasa Tasu'a
Puasa Tasua dilakukan pada tanggal 9 Muharram. Ada beberapa hikmah disyariatkannya puasa pada hari Tasu'a ini. Pertama adalah untuk menyelisihi orang Yahudi yang hanya berpuasa pada hari kesepuluh saja. Yang kedua adalah sebagai penyambung puasa hari Asyura dengan puasa di hari lainnya. Yang sebagaimana dilarangnya berpuasa pada hari Jum’at saja.

Niat puasa Tasu'a adalah sebagai berikut : 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i sunnatit Tasuu'a lillaahi ta'aalaa


Artinya : Saya niat puasa sunah tasu’a sunah karena Allah Ta’ala
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT."
x

Puasa Asyura
Berbeda dengan amalan Puasa hari Arafah yang dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lalu dan yang akan datang, keutamaan dari puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) yaitu menghapuskan dosa setahun yang sudah lalu. Dosa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, karena untuk dosa-dosa yang besar hanya dapat dihapuskan dengan cara kita bertaubat dan memohon ampunan kepada-Nya dengan sungguh-sungguh. Puasa asyura itu sendiri merupakan puasa yang sangat istimewa bagi Rasulullah dan sangat diutamakan beliau.

نَوَيْتُ صَوْمَ فِيْ يَوْمِ عَاشُوْرَاء سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i sunnatil aasyuuraa lillaahi ta'aalaa.

Rasulullah saja sangat mengutamakan dan menganjurkan untuk berpuasa pada 9 dan 10 Muharram ini. Jadi kita sebagai umatnya sudah sepatutnya juga turut menjalankan supaya kemuliannya pun datang kepada kita. Menjalankan amalan-amalan baik pada bulan yang sangat diistimewakan tentunya akan mendapatkan pula pahala yang in sya allah mendatangkan rahmat dari Allah SWT. unk kita, keluarga dan saudara-saudari kita yang seiman.