Rabu, 08 November 2017

Bahagia Datang Ketika Juga Membahagiakan Pasangan Kita


Memutuskan untuk menuju kejenjang yang lebih serius lagi bersama orang yang kita pilih bukanlah perkara gampang. Bukan hanya kenyamanan yang menjadi tolak ukur. Memikirkan bagaimana rumah tangga yang akan kita jalani bersama-sama nantinya juga patut menjadi salah satu pertimbangan penting yang harus kita pikirkan bersama. 
Kita sering mendengar bahwa menikah itu mendatangkan berkah dan tentunya hidup bahagia selamanya adalah impian semua orang dalam menjalankan rumah tangganya. Banyak harapan dan angan yang ingin mereka wujudkan dalam membina rumah tangga. Meskipun tak sedikit halangan dan rintangan yang pasti akan mereka temu. Dalam membina rumah tangga tidak akan kita temui jalan yang selalu lurus. Adakalanya kita menemui liku, tanjakan atau bahkan kerikil kecil tajam yang bisa mengganggu kita. 

Nah, sekedar sharing nih ada beberapa cara yang perlu diterapkan dalam berumah tangga, seperti : 
  1. Meskipun selalu bertemu dan saling bertatap muka setiap hari atau bahkan lebih intens dibanding sebelum menikah, sebagai pasangan tetap harus saling membina komunikasi yang baik. Jangan sampai ada kesalahpahaman meskipun kecil yang akan ditemui nantinya. Kalaupun tidak bisa bertatap muka secara langsung, gunakanlah alat komunikasi yang sudah sangat canggih seperti saat sekarang ini. 
  2. Sebagai dua orang yang memiliki kepribadian berbeda ada kalanya kita masih ego dan hanya memikirkan diri sendiri. Cobalah untuk saling memahami dan saling mengerti antar sesama pasangan. 
  3. Tetaplah menjadi sosok seseorang yang perhatian dan memberikan kenyamanan kepada pasangan masing-masing. Terkadang ketidaknyamanan itulah yang dapat memicu kurangnya komunikasi yang baik yang bisa memberikan dampak yang tidak baik. 
  4. Dan cobalah untuk selalu saling mengisi satu dengan yang lainnya. Saling terbuka, saling bersenda gurau, berbagi cerita dan bahkan tidak masalah juga sesekali melemparkan rayuan ataubahkan pujian kepada pasangan. ataubahkan sesekali berilah bumbu dengan mengeluarkan sedikit sisi humoris anda untuk melihat senyuman dibibir pasangan. 
Membahagiakan pasangan akan terasa menyenangkan. Serasa membahagiakan diri kita sendiri jika kita sudah merasa satu hati. Tentunya tidak ada pasangan yang ingin melihat pasangannya terluka ataubahkan bersedih bukan? jadi mulailah untuk melakukan hal-hal kecil bersama. Akan terasa berbeda lagi jika nantinya datang sang buah hati yang akan memberikan warna-warni hidup yang tidak akan pernah kita bayangkan sebelumnya. 
Hargailah pasanganmu sebelum kita ingin dihargai pasangan kita.

Sabtu, 30 September 2017

Kopi Gading Cempaka, Kopi Asli Bengkulu Yang Berani Beda




Memiliki wilayah yang luas dan memiliki kesuburan yang cukup membuat masyarakat Bengkulu mampu mengembangkan diri mengelolah wilayah tanah kosong mereka menjadi wilayah perkebunan yang menghasilkan dan mampu menunjang ekonomi mereka. Dengan memanfaatkan hal tersebut, mayoritas penduduk asli Bengkulu memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan berkebun. Baik itu berkebun sawit, karet maupun kopi.

Saat ini, provinsi Bengkulu baru menempati posisi ketiga dari 5 daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia. Bengkulu mampu menghasilkan 88.861 ton tiap tahun. Selain itu, Bengkulu merupakan daerah segi tiga emas penghasil Robusta terbesar ketiga di pulau Sumatera setelah Sumatera Selatan dan Lampung.

Namun dibalik anugerah dan kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita, masih ada beberapa hal yang kita sayangkan. Pemanfaatan dan pengolahan dibidang pertanian maupun perkebunan di daerah Bengkulu masih terbilang melalui sitem manual dan tradisional/ al inilah yang menjadi salah satu penyebab hasil produktifitas masih terbilang kecil dan belum memuaskan bahkan belum mampu mensejahterahkan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dengan berkebun. Selain itu, kopi Bengkulu masih terbilang kurang dikenal bahkan oleh masyarakatnya sendiri.

Bagi penikmat kopi harus kita syukuri Bengkulu merupakan salah satu daerah yang memiliki kopi yang mempunyai cita rasa tersendiri. Tak dapat dipungkiri pula, kopi robusta Bengkulu memiliki cita rasa yang berbeda dengan kopi robusta lainnya. Hal inilah yang ingin dibuktikan oleh Kopi Gading Cempaka, berasal dari kopi robusta asli dari tanah Bengkulu.

Setelah mencoba Kopi Gading Cempaka ini, saya memang merasakan cita rasa yang berbeda dengan kopi-kopi lainnya yang pernah saya minum sebelumnya. Begitupun tanggapan orang-orang yang sudah saya coba suguhkan. Keluarga saya juga merasakan hal yang sama. Selain harum dan gurih Kopi Gading Cempaka ini juga terasa nyaman diperut ketika diminum.

Tentu saja selain rasa yang membuat kita menjadi ingin selalu meminumnya, kenyamanan setelah diminumpun patut menjadi aasan bagi kita untuk selalu mengkonsumsi sebuah kopi dan hal inilah yang coba diberikan oleh Kopi Gading Cempaka asli produk masyarakat Bengkulu.

Supaya kita lebih kenal lagi dengan Kopi Gading Cempaka ini, berikut sedikit ulasannya.


Kopi Gading Cempaka, Kopi Premiumnya Bengkulu


"Kopi Robusta boleh ada dimana-mana. Tapi soal kenikmatan rasa, kopi robusta Bengkulu berani beda. Buah kopi robusta kami, lahir dari proses panjang tradisi perawatan yang sudah turun temurun. Karena itu, rasakan sensasi kopi robusta Bengkulu."

Kopi Gading Cempaka memiliki silsilah tutur panjang walaupun namanya belum pernah tercatat dalam 'buku sejarah' perkopian Bengkulu bahkan Indonesia. Maklum, sejarah peradaban kita lebih dikenal dengan budaya tutur mulut ke mulut daripada budaya literasi. Kita kalah dengan Jepang kalau soal 'catat-mencatat'. Untuk itu, kami berkewajiban saat ini menjelaskan secara singkat dan padat apa yang masih tersimpan dalam ingatan para orang tua kita yang masih hidup.

Dahulu kala, hidup seorang petani kopi sekaligus 'toke' atau pengepul kopi di sebuah dusun tua yang belakangan diberi nama Desa Aur Gading. Desa ini masuk wilayah administrasi Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.


Dimulai dari nama, Kopi Gading Cempaka tampil dari sebuah filosofi lokal yang mengakar pada masa dahulu kala, diangkat kembali kepermukaan untuk mengabadikan sejarah leluhur. Masih ingat dengan kisah perempuan cantik Putri Gading Cempaka?

Putri Gading Cempaka merupakan putri bungsu dari Raja Ratu Agung (pendiri sekaligus Raja pertama Kerajaan Sungai Serut). Seorang putri cantik rupawan dari titisan Kerajaan Majapahit. Bukan hanya perawakannya yang mempesona, putri gading juga memiliki kecerdasan yang rupawan.

Wajar, jika pangeran dari Aceh tergila-gila padanya. Hingga terjadilah perang dahsyat antara kerajaan Bengkulu dengan pasukan pangeran Aceh lantaran pinangan ditolak oleh Putri Gading Cempaka.

Kecantikan Putri Gading Cempaka dalam konteks saat ini --Kopi Gading Cempaka-- gambaran soal kopi Bengkulu. Kopi Bengkulu hanya butuh sentuhan 'branding' agar bisa dilirik, diminati, dan dicintai seperti daerah-daerah di Indonesia.

Walaupun Bengkulu merupakan penghasil kopi Robusta mayoritas, kopi Arabika juga mulai banyak diminati oleh petani. Sehingga, Arabika sudah mulai dikembangkan secara pelan-pelan. Selain harganya yang lumayan mahal, secara rasa, kopi Arabika Bengkulu diyakini mampu beri rasa berbeda dengan daerah lain.

Kopi Gading Cempaka menyediakan Kopi Premium. Kata Premium adalah merupakan manivestasi kecantikan dan kecerdasan dari sosok Putri Gading Cempaka. Sehinga dapat dibayangkan soal cita rasanya. Dijamin tidak akan berpaling.

Bengkulu dengan potensi kopinya yang besar dan berpeluang menjadi penghasil kopi Rabusta terbesar di Indonesia, diharapkan mampu menghidupkan perekonomian mulai dari hulu ke hilir. Sehingga semua masyarakat Bengkulu dapat menikmati kopi tiap hari tampa perasaan tertekan dan diburu-buru hutang.

Nama desa Aur Gading dan Kopi Gading Cempaka sekilas sama karena mengandung satu kata sama. Namun berbedah jauh dari muasal sejarah nama desa tersebut. Aur berarti Bambu, Gading merupakan Kuning. Jadi Bambu Kuning yang dulu tumbuh subur di perkampungan. Walaupun saat ini sudah tidak ada lagi jejaknya.


'Kopi Gading Cempaka' penjajah menyebutnya adalah kopi candu. Bisa mematahkan alusinasi jadi kegirangan dan sumber kekuatan serta kebahagiaan.

Kopi Gading Cempaka menyediakan dua produk utama baik berupa 'roasted beans' ataupun 'ground coffee beans' dengan harga yang tidak menguras dompet [ada harga, ada kualitas]:

ROBUSTA PREMIUM
Isi 200 gram = 30.000*

ARABIKA PREMIUM
Isi 100 gram = 20.000*

*untuk harga Reseller or Dropshipper hubungi kontak di bawah 👇

Cara pemesanan sebagaimana berikut ini:

Online:
- WA 08117321511/ 081995850700
- Twitter @kopigadingID
- Fanpage Kopi Gading Cempaka
- IG @kopigadingcempaka

COD di studio Radio B-One FM Kota Bengkulu- Jalan S. Parman No. 117 Padang Jati Ratu Samban Kota Bengkulu.


Minggu, 24 September 2017

Menghabiskan Waktu Luang Dengan Berkrearif Ria




Dizaman yang serba canggih seperti yang kita rasakan saat ini menuntut kita menjadi manusia yang lebih kreatif dan inovatif. Jika kita mau dan berusaha melihat peluang yang ada disekitar kita, barang bekaspun bisa diolah kembali menjadi barang yang lebih menarik lagi.

Kreatif itu sendiri terkadang menjadi obat dari rasa lelah akibat rutinitas yang dijalani sehari-hari. Banyak hal yang bisa menjadikan kita menjadi pribadi yang kreatif. Karena tidak bisa di pungkiri, terkadang kegiatan yang menuntut kreatifitas tinggi mendapatkan penghasilan yang jauh lebih besar daripada pekerjaan yang sifatnya monoton karena mereka dituntut untuk terus berfikir menghasilkan hal-hal baru.

Nah, ini beberapa hasil karya yang saya buat sendiri. Jangan pertanyakan hasilnya yang masih acak-acakan yah. Yang paling penting bagi saya adalah saya menikmatinya dan terkadang ada kepuasan tersendiri.

Memang seharusnya kreatifitas yang seperti ini dikembangkan namun dasar sayanya yang bandel. Saya masih memilih ini menjadi kegiatan untuk mengisi waktu luang. Waktu sekarang masih tersita dengan pekerjaan yang monoton. Dan itupun juga karena saya masih belum bisa keluar dari zona monoton tersebut.

Kunci dalam melakukan suatu pekerjaan menurut saya adalah jika kita menikmatinya, maka apapun pekerjaan yang kita lakukan akan menjadi mudah. Bukan mau menggurui sih. Ilmu saya masih jauh dari kata menggurui hehehhe .

Contohnya, teman-teman yang hobi menulis dan menuangkannya kedalam blog pribadi dan tentu akan ada kesenangan sendiri ketika blog teman-teman dibaca dan diberi respon yang positif oleh para pembaca.

Selain itu, akan menyenangkan apalagi kalau pekerjaan kita berkaitan dengan hobi. Wah, tentunya itu akan semakin membuat kita berada di zona ternyaman. Bagaimana tidak, kita bisa bersenang-senang lalu menghasilkan penghasilan uang. Siapa yang tidak mau coba. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.

Lakukan yang terbaik ya teman-teman. Tidak akan pernah ada proses yang tercipta sebelum kita memulainya. Atau dengan kata lain. Tidak akan pernah ada proses yang mengkhianati hasil. Insyallah ..

Hal-hal kreatif bisa ditumbuh dan dikembangkan dengan cara perbanyak membaca, menulis dan bahkan dari melihat dari keadaan atau potensi yang ada di lingkungan sekitar. Kreatif tidak hanya dalam hal karya dalm menulis, menuangkan menjadi sebuah lagu, menuangkan ke dalam sebuah gambar atau bahkan menuangkan kretifitas menjadi sebuah karya seni lainnya.

Membuka fikiran bisa membuat kita menjadi manusia yang memiliki wawasan yang luas. Tidak hanya lingkungan sekitar saja yang harus membuat kita peka. Berani keluar dari zona zaman membuat kita menjadi pribadi yang lebih berani lagi. Terutama bagi saya. Dunia menulis tentu merupakan dunia yang asing bagi saya. Jauh dari kata hobi yang seringsaya lakukan sehari-hari.

Tidak akan pernah ada dunia atau hal baru yang akan kita kuasai jika tidak pernah kita mencoa untuk melakukannya. Jngan pernah menganggap suatu itu sebagai beban. Hadapi an coba pecahkan.Bisa dengan berbagi dan memintasaran orang-orang yang anda perayai.

Sabtu, 09 September 2017

Warisan Budaya Bengkulu Yang Tak Lekang Oleh Waktu

Foto By @jalanjalankitadotcom

Hari libur gini ngapain ya? Kemana? Nah yang lagi bingung mau kemana dan ngapain, saya tau solusinya. Dibanding bingung-bingung dan keliling nggak jelas mending ke tempat bersejarah. Eitts, jangan salah sangka dulu, tempat bersejarah ini dijamin nggak bakalan buat kamu, kamu dan kamuuu semua bosan. Karena apa? Karena di tempat besejarah ini selain kita bisa belajar banyak hal tentang sejarah kita juga tetap bisa kok bernasis ria jadi nggak menjemuhkan bin ngebosenin kan. 
Sebelumnya panjang lebar di atas ngomongin tempat bersejarah apa sih sebenarnya yang saya maksud? Ini nih. Namanya Benteng Marlborough. Berada di salah satu Provinsi yang ada di Pulau Sumatera yaitu Provinsi Bengkulu. Benteng Marlborough atau bisa juga disebut Fort Marlborough merupakan peninggalan Inggris pada waktu zaman penjajahan lalu yang didirikan oleh East India Company di bawah pimpinan gubernur Joseph Callet. 
Foto By @jalanjalankitadotcom
Tampak Halaman Di Dalam Benteng Marlborough

Dahulunya Benteng Marlborough ini difungsikan sebagai benteng pertahanan Inggris. Benteng ini berada di pusat kota Bengkulu. Yang membuatnya menjadi daya tarik tersendiri selain merupakan salah satu peninggalan pada zaman penjajahan letaknya yang strategis berada di pusat ibu kota juga berdekatan dengan lokasi objek wisata alam yang lainnya yaitu pantai zakat dan pantai tapak paderi. 
Setibanya di Benteng Marlborough ini, kita akan disambut oleh jembatan yang menjadi akses masuk melewati pintu depan benteng. Bentuknya yang unik karena sekali lintas ketika kita melihat kesekelilng dekat jembatan kita akan merasa melihat parit nan hijau. Maju lagi kedepan, kita akan melihat gerbang besar yang berwarna hitam yang semakin menunjukkan kesan mewah nan kokoh yang menjadi salah satu benteng pertahanan pada masanya. Semakin masuk lagi kedalam aka tampak pemandangan rumput hijau yang asri dengan disekeliling jalan dikelilingi tanaman yang semakin menambah indah pemandangan. Di tengah-tengahnya terdapat beberapa meriam. 
Foto By @jalanjalankitadotcom

Di Benteng Marlborough ini jika kita naik ke atas selain berjejer pula beberapa meriam seperti kita lihat di bagian bawah akan tampak pemandangan alam yang tidak kalah menakjubkan. Warna laut nan biru semakin membuat kita ingin terus berlama-lama untuk berada di atas sana. Namun, saya menyarankan untuk sedia topi karena meskipun angin terkadang terasa sepoi-sepoi matahari tetap menjalankan tugasnya dengan sangat baik menyinari bumi. Yang mengartikan kita akan terasa kepanasan dan akan membakar kulit kita jika terkena paparan sinar matahari langsung dari atas benteng. Meskipun ingin menikmati alam tetap ingin terlihat oke kan. Jangan pulang-pulang malah bawa gosong muka. hehhehe

Foto By @jalanjalankitadotcom
Oh iya info yang nggak kalah pentingnya, jika kita melihat Benteng Marlborough dari atas akan secara keseluruhan Benteng Marlborough akan terlihat seperti kura-kura. 
Meskipun Benteng Marlborough ini merupakan salah satu situs bersejarah namun pemerintah tetap menjaga dan melestarikannya dengan cara memberikan inovasi-inovasi yang baru seiring dengan perkembangan zaman. Meskipun ada inovasi yang baru tetap tidak menghilangkan keunikan serta tetap menjaga keaslian bangunan. Beberapa inovasi baru yang ada di benteng Marlborough ini adalah Ruang Pameran, Ruang Audiovisual dan Perpustakaan. Dulunya memang sudah ada ruang pameran hanya saja sekarang semakin dikemas menjadi lebih menarik lagi supaya para wisatawan lokal maupun non-lokal semakin menikmati dan nyaman belajar mengenai sejarah. 
Foto By @jalanjalankitadotcom
Ini foto anak-anak Bobe alias Blogger Bengkulu yang sedang berada di ruang audiovisual saat menjadi tamu undangan dari Media Center Provinsi Bengkulu

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog dan #NulisSerempak Warisan Sejarah Budaya Bengkulu 

Minggu, 06 Agustus 2017

Mereka Aku Panggil Sahabat




Sebagai makhluk sosial kita tidak bisa hidup sendiri. Ada saatnya kita ingin sendiri dan membutuhkan sesorang. Entah itu pasangan atau bahkan teman dekat.

Memiliki orang yang selalu berada disamping kita memberikan sebuah kenyamanan tersendiri. Tempat berbagi suka, duka bahkan bisa membuat kita menjadi diri kita apa adanya.

Berbagi hal-hal yang tidak bisa kita lakukan kepada sembarang orang dapat kita lakukan dengan mereka. Mungkin sebagian orang sahabat mereka adalah ibu. Namun, terkadang kalau bagi saya sendiri masih merasa ada yang kurang ketika berbagi dan bercerita tentang apa masalah kita, keresahan ataupun sekedar hal gila yang kita alami kepada ibu.

Namun akan terasa leluasa ketika kita berbagi kepada teman sebaya yang sudah memberikan kenyamanan dan sudah cukup mengerti bagaimana kita sehari-hari.

Bagi saya sendiri memiliki mereka sebagai sahabat bermula dari SMA. Zaman-zaman ABG yang mulai belajar pakai bedak dan centil-centil sama cowok hihihihi.. Bahkan pernah ada teman cewek sekelas yang nggak pernah tinggal bedak sama kaca didalam tas. Mungkin lebih berharga bedak sama kaca dibanding pena kali yah😂😂

Bahkan ketika kami lulus SMA dan mulai memilih masuk Universitas, pilihan kami tidaklah sama. Namun yah itu tadi. Kenyamanan mengalahkan perbedaan.

Rasa syukur saya tidak pernah hilang karena memiliki mereka disamping saya. Meski tak selamanya bisa bersama dan adakalanya tidak semua hal bisa kita bagi ke mereka. Sebagai sahabat mereka memahami dan tahu betul harus bagaimana mereka menyikapi kita. marah dan kesal pernah ada. Tetapi, sebagai sahabat kami akan mencair sendiri dan mencoba menyelesaikannya seperti sediakala lagi.

Bukan menjadi sosok yang sok dewasa dan mampu memberikan solusi untuk setiap masalah yang kita hadapi. Cukup mereka mendengarkan dan mendukung justru terkadang jauh lebih berharga dari hanya sekedar kata-kata manis menyenangkan semata.


Kita bersahabat bukan dari harta, tahtah apa lagi fisik. Kita bersahabat murni dari hati. Maaf jika masih banyak salah dan kadang tidak mengerti kalian. Aku berharap kemarin, hari ini dan selamanya kita menjadi sahabat. Meski kita sudah berkeluarga dan sudah memiliki kehidupan lain suatu hari nanti kita akan selalu mengingat dan merasa saling memiliki.

Jika tua nanti kita telah hidup masing-masing ingatlah hari ini.

Kamis, 03 Agustus 2017

Bukan Sekedar Komunitas, Tapi Sudah Seperti Keluarga


Salah satu keseruan blogger Bengkulu dalam #puncakmilad1bloggerBengkulu 
ungayossydotcom - Minggu, 30 agustus 2017 menjadi salah satu hari yang sudah di tunggu - tunggu, khususnya bagi kami keluarga besar Bobe.

Bagaimana tidak, tepat pada hari itu kami merayakan Milad Bobe (Blogger Bengkulu) yang pertama. Suasana antusias, meriah namun sederhana, penuh canda tawa, keakraban dan kehebohan tidak luput sehingga semakin membuat kami bersuka cita di dalamnya.

Menjadi salah satu anggota keluarga dari Bobe membuat saya pribadi semakin memperluas wawasan. Banyak hal - hal yang belum pernah saya temui dan coba, saya ingin coba belajar disini. Semua merangkul dan tetap solid.

Baca juga : Mendalami Makna dan Harapan Milad Pertama Blogger Bengkulu (BoBe)

Saling memberi semangat dan pelajaran - pelajaran yang bisa kami petik demi kemajuan bersama. Saya pribadi, merupakan pendatang baru dalam dunia tulis menulis ini.

Nah, bukan hanya kekeluargaan yang penuh kegembiraan saja yang terlihat tetapi acara yang diusung oleh tim - tim panitia juga lebih menghebohkan lagi loh. Tamu - tamunya pun nggak tanggung - tanggung dari pejabat bengkulu serta para sponsor yang gak mau kalah unjuk gigi dalam mensukseskan Milad Bobe ke 1 ini.

Gak ketinggalan sponsor yang utama adalah sih empunya cafe yang bersedia dijadikan lokasi acara Milad ke 1 - nya Bobe yaitu Villco Bengkulu yang berada di Jalan Pariwisata Pantai Panjang Bengkulu.
Tidak hanya Villco loh yang jadi sponsor kali ini. Ada Shope Paris, Sallacce Coffee dan beberapa sponsor lainnya.
Meskipun rencana awalnya bapak PLT gubernur Bengkulu sendiri yang akan langsung menjadi tamu kehormatan, namun dikarenakan beliau berhalangan hadir dan tidak ingin membuat kecewa anggota Bobe, beliau mengamanatkan kepada Pak Eddy Prawisnu selaku Kadis Kominfotik untuk ikut mensukseskan acara milad Bobe tersebut.

Dimulai dari kata sambutan - sambutan acara , tiba juga acara puncak dimana Bapak Eddy dan Mak Bobe (Mbak Mildaini) memotong tumpeng. Berharap semoga Bobe semakin menjadi komunitas yang positif dan bisa bekerjasama dengan berbagai pihak.

Nah ini foto pak edi bersama Mak Bobe yang antusias menerima secara simbolis seragam kece Blogger Bengkulu.

Selain itu gak ketinggalan juga penganugerahan penghargaan bagi anggota Bobe yang berpretasi. Ini nih yang ngebuat anggota Bobe harus semakin aktif lagi. Kenapa? Yah, supaya selain bisa memenangkan hadiah yang keren - keren pemenang juga pasti akan memiliki kesenangan tersendiri ketika tulisan - tulisannya mendapat penghargaan. 

Tapi, yang belum beruntung masih tetap punya kesempatan yang sama kok asalkan tetap berusaha . Hehhehe. Semangat ..

Yang paling gak pernah ketinggalan sama anak - anak Bobe ini, bernarsis ria. Dimanapun, apapun acaranya dokumentasi itu penting. Selain bisa dituangkan dalam ulasan cerita nantinya buat blog seniri juga bisa menjadi momen yang nggak bakalan dilupain nantinya.

Akhir tulisan, saya ingin mengucapkan selamat Milad Pertama untuk Bobe. Semoga semakin berkah dan semakin banyak hal-hal positif datang ke Bobe.

* Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #NulisSerempak tentang #PuncakMilad1BloggerBengkulu #akubloggerbengkulu.

Senin, 24 Juli 2017

Yuk Dukung, Teluk Sepang dan Teh Oolong Di Anugerah Pesona Indonesia

Para peserta famtrip usai penutupan rangkaian Festival Bumi Rafflesia 2017. (foto by Media Center Pemprov Bengkulu)
ungayossy.com - Kementerian Pariwisata RI kembali mengajak publik untuk aktif menyuarakan destinasi wisata Indonesia. Salah satunya melalui pemilihan nominator destinasi terbaik dan terpopuler. Pilihan masyarakat ini akan di apresiasi dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 yang rencananya bakal digelar November mendatang.

"Provinsi Bengkulu ada dua yang masuk nominasi. Teluk Sepang Kota Bengkulu dalam kategori tempat berselancar terpopuler, kemudian dalam kategori minuman tradisional terpopuler yakni teh Oolong Kepahiang," Muhammad Syafaat selaku CEO ayojalanjalan.com penyelenggara API 2017 saat penutupan Famtrip Festival Bumi Raflesia di Bengkulu, Minggu (23/Juli).

Syafaat juga menerangkan, API 2017 juga merupakan upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata nusantara. Kesempatan ini juga merupakan peluang positif untuk pemerintah daerah. Seperti halnya Pemerintah Provinsi Bengkulu yang saat ini mulai agresif mempromosikan potensi serta destinasinya.

"Sementara saat ini yang masuk nominasi baru dua, destinasi lain mari terus kita populerkan kemudian bisa diusulkan untuk Anugerah Pesona Indonesia. Kita mengapresiasi upaya Pemprov Bengkulu, yang menggelar Famtrip untuk para bloger dan traveler Indonesia dalam Festival Bumi Raflesia 2017 ini. Mudah-mudahan ini meningkatkan awareness masyarakat," paparnya.

Berdasarkan rekapitulasi perhitungan suara (vote) sementara, Teluk Sepang Kota Bengkulu dalam kategori Most Popular Surfing Spot dan Teh Oolong Kepahiang pada kategori Most Popular Traditional Drink masih menduduki posisi juru kunci.
"Dihitung per akhir Juni lalu hasil sementara masih paling bawah. Saat ini pemungutan suara masih dibuka, seluruh masyarakat dipersilahkan untuk memberikan suara dukungan terhadap pariwisata kebanggaannya melalui websiteanugerahpesonaindonesia.com atau ayojalanjalan.com juga lewat SMS berbayar ke nomor 99386, dengan mengetik sesuai keyword nominasi pilihannya," terang Syafaat.

Dengan potensi wisata yang dimiliki Bengkulu, lanjut Syafaat, sebenarnya masih banyak peluang untuk masuk nominasi. Beberapa nominasi yang bisa dimasukkan usulan seperti situs sejarah, makanan tradisional, tempat menyelam, dataran tinggi, juga festival wisata terpopuler. Bisa masuk nominasi adalah peran pemerintah dan masyarakat mempromosikan wisatanya.

"Benteng Malborough sempat masuk, tapi belum berhasil," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui dinas pariwisata pada 20 - 23 Juli 2017 ini menggelar Festival Bumi Raflesia. Hal ini bertujuan sebagai peningkatan citra atau promosi wisata. Provinsi dengan garis 525 kilometer pantai juga terkepung hutang lindung (Taman Nasional Kerinci Sebelat) ini juga mempersiapkan diri menjadi tujuan wisata pada tahun 2020.

"Kita tentunya bersyukur, semua pagelaran mulai dari Triathlon 2017, Bengkulu Coffe Festival dan Family Trip bersama bloger Indonesia berjalan sukses. Beberapa catatan pada tahun ini, kita akan berupaya perbaiki dan sempurnakan di tahun mendatang," ucap Yudi Satria, kepala dinas pariwisata yang juga mengharap kehadiran bloger untuk kembali datang ke Bengkulu pada Festival Tabut 2017 yang bakal digelar September mendatang. (Media Center Pemprov Bengkulu).

* Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #NulisSerempak tentang #FestivalBumiRafflesia #akubloggerbengkulu.