Minggu, 24 September 2017

Menghabiskan Waktu Luang Dengan Berkrearif Ria




Dizaman yang serba canggih seperti yang kita rasakan saat ini menuntut kita menjadi manusia yang lebih kreatif dan inovatif. Jika kita mau dan berusaha melihat peluang yang ada disekitar kita, barang bekaspun bisa diolah kembali menjadi barang yang lebih menarik lagi.

Kreatif itu sendiri terkadang menjadi obat dari rasa lelah akibat rutinitas yang dijalani sehari-hari. Banyak hal yang bisa menjadikan kita menjadi pribadi yang kreatif. Karena tidak bisa di pungkiri, terkadang kegiatan yang menuntut kreatifitas tinggi mendapatkan penghasilan yang jauh lebih besar daripada pekerjaan yang sifatnya monoton karena mereka dituntut untuk terus berfikir menghasilkan hal-hal baru.

Nah, ini beberapa hasil karya yang saya buat sendiri. Jangan pertanyakan hasilnya yang masih acak-acakan yah. Yang paling penting bagi saya adalah saya menikmatinya dan terkadang ada kepuasan tersendiri.

Memang seharusnya kreatifitas yang seperti ini dikembangkan namun dasar sayanya yang bandel. Saya masih memilih ini menjadi kegiatan untuk mengisi waktu luang. Waktu sekarang masih tersita dengan pekerjaan yang monoton. Dan itupun juga karena saya masih belum bisa keluar dari zona monoton tersebut.

Kunci dalam melakukan suatu pekerjaan menurut saya adalah jika kita menikmatinya, maka apapun pekerjaan yang kita lakukan akan menjadi mudah. Bukan mau menggurui sih. Ilmu saya masih jauh dari kata menggurui hehehhe .

Contohnya, teman-teman yang hobi menulis dan menuangkannya kedalam blog pribadi dan tentu akan ada kesenangan sendiri ketika blog teman-teman dibaca dan diberi respon yang positif oleh para pembaca.

Selain itu, akan menyenangkan apalagi kalau pekerjaan kita berkaitan dengan hobi. Wah, tentunya itu akan semakin membuat kita berada di zona ternyaman. Bagaimana tidak, kita bisa bersenang-senang lalu menghasilkan penghasilan uang. Siapa yang tidak mau coba. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.

Lakukan yang terbaik ya teman-teman. Tidak akan pernah ada proses yang tercipta sebelum kita memulainya. Atau dengan kata lain. Tidak akan pernah ada proses yang mengkhianati hasil. Insyallah ..

Hal-hal kreatif bisa ditumbuh dan dikembangkan dengan cara perbanyak membaca, menulis dan bahkan dari melihat dari keadaan atau potensi yang ada di lingkungan sekitar. Kreatif tidak hanya dalam hal karya dalm menulis, menuangkan menjadi sebuah lagu, menuangkan ke dalam sebuah gambar atau bahkan menuangkan kretifitas menjadi sebuah karya seni lainnya.

Membuka fikiran bisa membuat kita menjadi manusia yang memiliki wawasan yang luas. Tidak hanya lingkungan sekitar saja yang harus membuat kita peka. Berani keluar dari zona zaman membuat kita menjadi pribadi yang lebih berani lagi. Terutama bagi saya. Dunia menulis tentu merupakan dunia yang asing bagi saya. Jauh dari kata hobi yang seringsaya lakukan sehari-hari.

Tidak akan pernah ada dunia atau hal baru yang akan kita kuasai jika tidak pernah kita mencoa untuk melakukannya. Jngan pernah menganggap suatu itu sebagai beban. Hadapi an coba pecahkan.Bisa dengan berbagi dan memintasaran orang-orang yang anda perayai.

Sabtu, 09 September 2017

Warisan Budaya Bengkulu Yang Tak Lekang Oleh Waktu

Foto By @jalanjalankitadotcom

Hari libur gini ngapain ya? Kemana? Nah yang lagi bingung mau kemana dan ngapain, saya tau solusinya. Dibanding bingung-bingung dan keliling nggak jelas mending ke tempat bersejarah. Eitts, jangan salah sangka dulu, tempat bersejarah ini dijamin nggak bakalan buat kamu, kamu dan kamuuu semua bosan. Karena apa? Karena di tempat besejarah ini selain kita bisa belajar banyak hal tentang sejarah kita juga tetap bisa kok bernasis ria jadi nggak menjemuhkan bin ngebosenin kan. 
Sebelumnya panjang lebar di atas ngomongin tempat bersejarah apa sih sebenarnya yang saya maksud? Ini nih. Namanya Benteng Marlborough. Berada di salah satu Provinsi yang ada di Pulau Sumatera yaitu Provinsi Bengkulu. Benteng Marlborough atau bisa juga disebut Fort Marlborough merupakan peninggalan Inggris pada waktu zaman penjajahan lalu yang didirikan oleh East India Company di bawah pimpinan gubernur Joseph Callet. 
Foto By @jalanjalankitadotcom
Tampak Halaman Di Dalam Benteng Marlborough

Dahulunya Benteng Marlborough ini difungsikan sebagai benteng pertahanan Inggris. Benteng ini berada di pusat kota Bengkulu. Yang membuatnya menjadi daya tarik tersendiri selain merupakan salah satu peninggalan pada zaman penjajahan letaknya yang strategis berada di pusat ibu kota juga berdekatan dengan lokasi objek wisata alam yang lainnya yaitu pantai zakat dan pantai tapak paderi. 
Setibanya di Benteng Marlborough ini, kita akan disambut oleh jembatan yang menjadi akses masuk melewati pintu depan benteng. Bentuknya yang unik karena sekali lintas ketika kita melihat kesekelilng dekat jembatan kita akan merasa melihat parit nan hijau. Maju lagi kedepan, kita akan melihat gerbang besar yang berwarna hitam yang semakin menunjukkan kesan mewah nan kokoh yang menjadi salah satu benteng pertahanan pada masanya. Semakin masuk lagi kedalam aka tampak pemandangan rumput hijau yang asri dengan disekeliling jalan dikelilingi tanaman yang semakin menambah indah pemandangan. Di tengah-tengahnya terdapat beberapa meriam. 
Foto By @jalanjalankitadotcom

Di Benteng Marlborough ini jika kita naik ke atas selain berjejer pula beberapa meriam seperti kita lihat di bagian bawah akan tampak pemandangan alam yang tidak kalah menakjubkan. Warna laut nan biru semakin membuat kita ingin terus berlama-lama untuk berada di atas sana. Namun, saya menyarankan untuk sedia topi karena meskipun angin terkadang terasa sepoi-sepoi matahari tetap menjalankan tugasnya dengan sangat baik menyinari bumi. Yang mengartikan kita akan terasa kepanasan dan akan membakar kulit kita jika terkena paparan sinar matahari langsung dari atas benteng. Meskipun ingin menikmati alam tetap ingin terlihat oke kan. Jangan pulang-pulang malah bawa gosong muka. hehhehe

Foto By @jalanjalankitadotcom
Oh iya info yang nggak kalah pentingnya, jika kita melihat Benteng Marlborough dari atas akan secara keseluruhan Benteng Marlborough akan terlihat seperti kura-kura. 
Meskipun Benteng Marlborough ini merupakan salah satu situs bersejarah namun pemerintah tetap menjaga dan melestarikannya dengan cara memberikan inovasi-inovasi yang baru seiring dengan perkembangan zaman. Meskipun ada inovasi yang baru tetap tidak menghilangkan keunikan serta tetap menjaga keaslian bangunan. Beberapa inovasi baru yang ada di benteng Marlborough ini adalah Ruang Pameran, Ruang Audiovisual dan Perpustakaan. Dulunya memang sudah ada ruang pameran hanya saja sekarang semakin dikemas menjadi lebih menarik lagi supaya para wisatawan lokal maupun non-lokal semakin menikmati dan nyaman belajar mengenai sejarah. 
Foto By @jalanjalankitadotcom
Ini foto anak-anak Bobe alias Blogger Bengkulu yang sedang berada di ruang audiovisual saat menjadi tamu undangan dari Media Center Provinsi Bengkulu

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog dan #NulisSerempak Warisan Sejarah Budaya Bengkulu 

Minggu, 06 Agustus 2017

Mereka Aku Panggil Sahabat




Sebagai makhluk sosial kita tidak bisa hidup sendiri. Ada saatnya kita ingin sendiri dan membutuhkan sesorang. Entah itu pasangan atau bahkan teman dekat.

Memiliki orang yang selalu berada disamping kita memberikan sebuah kenyamanan tersendiri. Tempat berbagi suka, duka bahkan bisa membuat kita menjadi diri kita apa adanya.

Berbagi hal-hal yang tidak bisa kita lakukan kepada sembarang orang dapat kita lakukan dengan mereka. Mungkin sebagian orang sahabat mereka adalah ibu. Namun, terkadang kalau bagi saya sendiri masih merasa ada yang kurang ketika berbagi dan bercerita tentang apa masalah kita, keresahan ataupun sekedar hal gila yang kita alami kepada ibu.

Namun akan terasa leluasa ketika kita berbagi kepada teman sebaya yang sudah memberikan kenyamanan dan sudah cukup mengerti bagaimana kita sehari-hari.

Bagi saya sendiri memiliki mereka sebagai sahabat bermula dari SMA. Zaman-zaman ABG yang mulai belajar pakai bedak dan centil-centil sama cowok hihihihi.. Bahkan pernah ada teman cewek sekelas yang nggak pernah tinggal bedak sama kaca didalam tas. Mungkin lebih berharga bedak sama kaca dibanding pena kali yah😂😂

Bahkan ketika kami lulus SMA dan mulai memilih masuk Universitas, pilihan kami tidaklah sama. Namun yah itu tadi. Kenyamanan mengalahkan perbedaan.

Rasa syukur saya tidak pernah hilang karena memiliki mereka disamping saya. Meski tak selamanya bisa bersama dan adakalanya tidak semua hal bisa kita bagi ke mereka. Sebagai sahabat mereka memahami dan tahu betul harus bagaimana mereka menyikapi kita. marah dan kesal pernah ada. Tetapi, sebagai sahabat kami akan mencair sendiri dan mencoba menyelesaikannya seperti sediakala lagi.

Bukan menjadi sosok yang sok dewasa dan mampu memberikan solusi untuk setiap masalah yang kita hadapi. Cukup mereka mendengarkan dan mendukung justru terkadang jauh lebih berharga dari hanya sekedar kata-kata manis menyenangkan semata.


Kita bersahabat bukan dari harta, tahtah apa lagi fisik. Kita bersahabat murni dari hati. Maaf jika masih banyak salah dan kadang tidak mengerti kalian. Aku berharap kemarin, hari ini dan selamanya kita menjadi sahabat. Meski kita sudah berkeluarga dan sudah memiliki kehidupan lain suatu hari nanti kita akan selalu mengingat dan merasa saling memiliki.

Jika tua nanti kita telah hidup masing-masing ingatlah hari ini.

Kamis, 03 Agustus 2017

Bukan Sekedar Komunitas, Tapi Sudah Seperti Keluarga


Salah satu keseruan blogger Bengkulu dalam #puncakmilad1bloggerBengkulu 
ungayossydotcom - Minggu, 30 agustus 2017 menjadi salah satu hari yang sudah di tunggu - tunggu, khususnya bagi kami keluarga besar Bobe.

Bagaimana tidak, tepat pada hari itu kami merayakan Milad Bobe (Blogger Bengkulu) yang pertama. Suasana antusias, meriah namun sederhana, penuh canda tawa, keakraban dan kehebohan tidak luput sehingga semakin membuat kami bersuka cita di dalamnya.

Menjadi salah satu anggota keluarga dari Bobe membuat saya pribadi semakin memperluas wawasan. Banyak hal - hal yang belum pernah saya temui dan coba, saya ingin coba belajar disini. Semua merangkul dan tetap solid.

Baca juga : Mendalami Makna dan Harapan Milad Pertama Blogger Bengkulu (BoBe)

Saling memberi semangat dan pelajaran - pelajaran yang bisa kami petik demi kemajuan bersama. Saya pribadi, merupakan pendatang baru dalam dunia tulis menulis ini.

Nah, bukan hanya kekeluargaan yang penuh kegembiraan saja yang terlihat tetapi acara yang diusung oleh tim - tim panitia juga lebih menghebohkan lagi loh. Tamu - tamunya pun nggak tanggung - tanggung dari pejabat bengkulu serta para sponsor yang gak mau kalah unjuk gigi dalam mensukseskan Milad Bobe ke 1 ini.

Gak ketinggalan sponsor yang utama adalah sih empunya cafe yang bersedia dijadikan lokasi acara Milad ke 1 - nya Bobe yaitu Villco Bengkulu yang berada di Jalan Pariwisata Pantai Panjang Bengkulu.
Tidak hanya Villco loh yang jadi sponsor kali ini. Ada Shope Paris, Sallacce Coffee dan beberapa sponsor lainnya.
Meskipun rencana awalnya bapak PLT gubernur Bengkulu sendiri yang akan langsung menjadi tamu kehormatan, namun dikarenakan beliau berhalangan hadir dan tidak ingin membuat kecewa anggota Bobe, beliau mengamanatkan kepada Pak Eddy Prawisnu selaku Kadis Kominfotik untuk ikut mensukseskan acara milad Bobe tersebut.

Dimulai dari kata sambutan - sambutan acara , tiba juga acara puncak dimana Bapak Eddy dan Mak Bobe (Mbak Mildaini) memotong tumpeng. Berharap semoga Bobe semakin menjadi komunitas yang positif dan bisa bekerjasama dengan berbagai pihak.

Nah ini foto pak edi bersama Mak Bobe yang antusias menerima secara simbolis seragam kece Blogger Bengkulu.

Selain itu gak ketinggalan juga penganugerahan penghargaan bagi anggota Bobe yang berpretasi. Ini nih yang ngebuat anggota Bobe harus semakin aktif lagi. Kenapa? Yah, supaya selain bisa memenangkan hadiah yang keren - keren pemenang juga pasti akan memiliki kesenangan tersendiri ketika tulisan - tulisannya mendapat penghargaan. 

Tapi, yang belum beruntung masih tetap punya kesempatan yang sama kok asalkan tetap berusaha . Hehhehe. Semangat ..

Yang paling gak pernah ketinggalan sama anak - anak Bobe ini, bernarsis ria. Dimanapun, apapun acaranya dokumentasi itu penting. Selain bisa dituangkan dalam ulasan cerita nantinya buat blog seniri juga bisa menjadi momen yang nggak bakalan dilupain nantinya.

Akhir tulisan, saya ingin mengucapkan selamat Milad Pertama untuk Bobe. Semoga semakin berkah dan semakin banyak hal-hal positif datang ke Bobe.

* Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #NulisSerempak tentang #PuncakMilad1BloggerBengkulu #akubloggerbengkulu.

Senin, 24 Juli 2017

Yuk Dukung, Teluk Sepang dan Teh Oolong Di Anugerah Pesona Indonesia

Para peserta famtrip usai penutupan rangkaian Festival Bumi Rafflesia 2017. (foto by Media Center Pemprov Bengkulu)
ungayossy.com - Kementerian Pariwisata RI kembali mengajak publik untuk aktif menyuarakan destinasi wisata Indonesia. Salah satunya melalui pemilihan nominator destinasi terbaik dan terpopuler. Pilihan masyarakat ini akan di apresiasi dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 yang rencananya bakal digelar November mendatang.

"Provinsi Bengkulu ada dua yang masuk nominasi. Teluk Sepang Kota Bengkulu dalam kategori tempat berselancar terpopuler, kemudian dalam kategori minuman tradisional terpopuler yakni teh Oolong Kepahiang," Muhammad Syafaat selaku CEO ayojalanjalan.com penyelenggara API 2017 saat penutupan Famtrip Festival Bumi Raflesia di Bengkulu, Minggu (23/Juli).

Syafaat juga menerangkan, API 2017 juga merupakan upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata nusantara. Kesempatan ini juga merupakan peluang positif untuk pemerintah daerah. Seperti halnya Pemerintah Provinsi Bengkulu yang saat ini mulai agresif mempromosikan potensi serta destinasinya.

"Sementara saat ini yang masuk nominasi baru dua, destinasi lain mari terus kita populerkan kemudian bisa diusulkan untuk Anugerah Pesona Indonesia. Kita mengapresiasi upaya Pemprov Bengkulu, yang menggelar Famtrip untuk para bloger dan traveler Indonesia dalam Festival Bumi Raflesia 2017 ini. Mudah-mudahan ini meningkatkan awareness masyarakat," paparnya.

Berdasarkan rekapitulasi perhitungan suara (vote) sementara, Teluk Sepang Kota Bengkulu dalam kategori Most Popular Surfing Spot dan Teh Oolong Kepahiang pada kategori Most Popular Traditional Drink masih menduduki posisi juru kunci.
"Dihitung per akhir Juni lalu hasil sementara masih paling bawah. Saat ini pemungutan suara masih dibuka, seluruh masyarakat dipersilahkan untuk memberikan suara dukungan terhadap pariwisata kebanggaannya melalui websiteanugerahpesonaindonesia.com atau ayojalanjalan.com juga lewat SMS berbayar ke nomor 99386, dengan mengetik sesuai keyword nominasi pilihannya," terang Syafaat.

Dengan potensi wisata yang dimiliki Bengkulu, lanjut Syafaat, sebenarnya masih banyak peluang untuk masuk nominasi. Beberapa nominasi yang bisa dimasukkan usulan seperti situs sejarah, makanan tradisional, tempat menyelam, dataran tinggi, juga festival wisata terpopuler. Bisa masuk nominasi adalah peran pemerintah dan masyarakat mempromosikan wisatanya.

"Benteng Malborough sempat masuk, tapi belum berhasil," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui dinas pariwisata pada 20 - 23 Juli 2017 ini menggelar Festival Bumi Raflesia. Hal ini bertujuan sebagai peningkatan citra atau promosi wisata. Provinsi dengan garis 525 kilometer pantai juga terkepung hutang lindung (Taman Nasional Kerinci Sebelat) ini juga mempersiapkan diri menjadi tujuan wisata pada tahun 2020.

"Kita tentunya bersyukur, semua pagelaran mulai dari Triathlon 2017, Bengkulu Coffe Festival dan Family Trip bersama bloger Indonesia berjalan sukses. Beberapa catatan pada tahun ini, kita akan berupaya perbaiki dan sempurnakan di tahun mendatang," ucap Yudi Satria, kepala dinas pariwisata yang juga mengharap kehadiran bloger untuk kembali datang ke Bengkulu pada Festival Tabut 2017 yang bakal digelar September mendatang. (Media Center Pemprov Bengkulu).

* Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #NulisSerempak tentang #FestivalBumiRafflesia #akubloggerbengkulu.

Fun Bike Meriahkan Festival Bumi Rafflesia


Para peserta fun bike dalam rangkaian Festival Bumi Rafflesia saat akan dilepas. (foto by Media Center Pemprov Bengkulu)
ungayossy.com - Hari terakhir kegiatan Festival Bumi Rafflesia yang dipusatkan  di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, dimeriahkan dengan lomba sepeda santai Fun Bike Rafflesia, Minggu (23/7).

Lomba ini, diikuti ratusan penggowes  dari berbagai kalangan, yang berasal dari  kota maupun kabupaten Provinsi Bengkulu.

Para peserta dilepas langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, di damping oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Yudi Satria.

Fun Bike Rafflesia ini merupakan rangkaian kegiatan festival Bumi Rafflesia yang dilaksanakan dari tanggal 21 hingga 23 Juli 2017, dimana sebelumnya telah sukses digelar acara Coffe festival, Bengkulu Triathlon dan Famtrip.

Para peserta start dari Sport Center Bengkulu, menyisiri Pantai Panjang hingga Mess Pemda Provinsi Bengkulu, kemudian berbelok menuju arah jalan Suparapto dan kembali  finish di Sport Center.

Acara Fun Bike Rafflesia ini juga dimeriahkan dengan berbagai hadiah doorprice untuk para peserta.

Dalam sambutannya, Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto menyampaikan harapannya, kegiatan seperti ini dapat lebih meriah lagi untuk selanjutnya, sehingga mampu memancing antusias masyarakat, guna mensukseskan seluruh kegiatan dalam rangka mempromosikan pariwisata Provinsi Bengkulu.

“Kedepannya, event-event ini akan kita teruskan, bahkan kalau bisa lebih meriah lagi, rangkaian kegiatannya lebih banyak lagi, sehingga animo masyarakat juga akan bertambah,” kata Gotri Suyanto, sesaat sebelum mencabut undian Doorprice.

Kegiatan ini, sambung Gotri, bagian dalam rangka menyambut event Visit Bengkulu 2020, yang puncaknya akan dilaksanakan pada tahun 2020 nanti.

Disamping itu, Gotri juga menyampaikan ucapan terima kasih dari pemerintah daerah Provinsi Bengkulu, kepada  semua pihak yang telah mensuksekan rangkaian kegiatan ini. (Media Center Pemprov Bengkulu)

* Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #NulisSerempak tentang #FestivalBumiRafflesia #akubloggerbengkulu.

Kopi Bengkulu Berpeluang Besar Go Internasional



Para pemenang Coffee Festival berpose bersama usai pengumuman hasil lomba. (foto by Media Center Pemprov Bengkulu)
ungayossy.com - Peluang kopi Bengkulu “Go Internasional” semakin terbuka lebar. Para barista senior nasional menyatakan bahwa kopi varian robusta di Bengkulu memiliki citarasa khas yang memberi kenikmatan tersendiri bagi para pencinta kopi, selain potensi kopi arabika yang juga berpotensi untuk dikembangkan.

Namun untuk mencapai hal tersebut, menurut Moenarji Soedargo selaku barista senior, antara pemerintah daerah dan masyarakat pelaku kopi harus melakukan kerjasama atau sinergisitas yang baik. Sehingga, kopi asal Bengkulu tidak kembali di-branding oleh daerah lain.

“Potensinya sudah jelas, robustanya mayoritas dihasilkan di dataran tinggi. Kualitas robusta di dataran tinggi mempunyai basis citarasa yang baik apabila doilah secara tepat. Tapi karena kopi barang sensitive, harus disuport dengan ketersediaan infrastruktur, listrik dan komunikasi oleh pihak pemerintah,” jelas Moenarji Soedargo di sela-sela Bengkulu Coffee Festival, di Sport Center Kota Bengkulu, Sabtu (22/07).

Hal senada juga diungkapkan Coffe Antusiasm Tri Yuli Kurniasih. Menurutnya untuk mengeksplore potensi kopi Bengkulu, para pelaku dan penggiat juga harus meng-uprgade skill dalam mengolah produk perkebunan special ini. Mulai dari petaninya hingga ke baristanya.

“Menyajikan kopi sampai di meja itu kan urutannya panjang. Mulai dari kebun, varietasnya kemudian prosessingnya, lalu roastingnya hingga endingnya di barista. Kalaupun itu kopi bagus, baristanya tidak bisa menyajikan, apakah nantinya akan enak disajikan,” jelas Tri Yuli Kurniasih.

Rangkaian Bengkulu Coffe Festival yang merupakan bagian dari Even Festival Bumi Rafflesia, juga digelar lomba penyajian kopi latte art fun throwdown. Tampak para barista dari masing- masing brand kopi Bengkulu antusias menyikuti jalannya lomba.

Sementara itu, dengan adanya Bengkulu Coffee Festival Kadis Pariwisata Provinsi Bengkulu Yudi Satria meyakinkan Program Gubernur Bengkulu menekan angka kemiskinan melalui Penguatan Komoditas Unggulan Agro-Maritim bisa terwujud.

“Dengan salah satu komoditas unggulan yaitu kopi ini, saya yakin angka kemiskinan bisa ditekan di Bengkulu. Untuk itu, perlu keterlibatan semua pihak dalam mengoptimalkan komoditas kopi ini, sehingga bisa dikenal seluruh nusantara bahkan internasional,” ungkap Kadis Pariwisata Provinsi Bengkulu Yudi Satria. (Media Center Pemprov Bengkulu)

Berikut daftar Juara dalam Bengkulu Coffee Festival:

Kategori Arabica Cupping
1.         Novri dari Mojorejo
2.         Sumber Sari
3.         BMC Coffee

Kategori Robusta Cupping
1.         Rindu Hati
2.         Sintaro dari Ikola Coffee
3.         Naga Rantai
4.         Mangkuraja
5.         Bagus Coffee

Kategori Espresso
1.         Arizon

Kategori Latte Art
1.         Andri
2.         Rozan


* Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #NulisSerempak tentang #FestivalBumiRafflesia #akubloggerbengkulu.