Tampilkan postingan dengan label #UntukmuBumiku #TeamUpforImpact #EcoBloggerSquad #EBS2021 @yayasankehati @ecobloggersquad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #UntukmuBumiku #TeamUpforImpact #EcoBloggerSquad #EBS2021 @yayasankehati @ecobloggersquad. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 April 2022

Melindungi Keanekaragaman Hayati Menyelamatkan Bumi

Interaksi antara manusia dan keanekaragaman hayati tentulah erat kaitannya dalam kehidupan sehari-hari baik secara langsung maupun tidak langsung. Bahkan manusia bergantung akan keanekaragaman hayati baik dari ekosistem alami, dan fungsi-sungi lingkungan seperti dari segi pangan, energi, papan, obat-obatan, peran hutan, dan banyak lagi kebutuhan lainnya. 

Berbagai bentuk kehidupan di semua tingkat sistem biologis, termasuk molekul, organisme, populasi, spesies dan ekosistem merupakan keanekaragaman hayati. Dari sekian banyaknya kekayaan dari keanekaragaman hayati yang dimiliki negara kita ternyata masih banyak yang tidak kita ketahui ragam, jenis,bentuk dan karakteristiknya. Indonesia menjadi salah satu negara yang diperhitungkan dalam hal biodiversitas dunia. 

Menjadi berkah juga bagi Indonesia karena dilalui oleh garis khatulistiwa yang memberikan banyak manfaat salah satunya mempengaruhi hewan dan tumbuhan di Indonesia dapat hidup dengan baik dan beranekaragam jenis karena matahari terus bersinar sepanjang tahun. 

Tingkat Keanekaragaman Hayati 

Keanekaraman hayati ada tiga (3) tingkat yaitu keanekaragaman hayati tingkat ekosistem, spesies dan genetik. 

  • Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem 

Di dalam ekosistem seluruh makhluk hidup yang ada didalamnya saling berinteraksi dan saling melakukan hubungan timbal balik baik antar makhluk hidup maupun makhluk hidup dengan lingkungannya atau komponen abiotiknya. Secara garis besar terdapat dua ekosistem utama yaitu ekosistem daratan dan ekosistem perairan. Beda ekosistem tentunya berbeda dengan ekosistem yang satu dengan ekosistem yang lainnya. 
Contohnya ada padang rumput, hutan hujan tropis, terumbu karang, padang lamun dan lain sebagainya. 
  • Keanekaragaman Hayati Tingkat Spesies

Keanekaragaman hayati tingkat spesies ini dimana keanekaragaman jenis organisme yang menempati suatu ekosistem yang mempunyai ciri berbeda satu dengan yang lainnya. Keanekaragaman hayati tingkat spesies ini menunjukkan adanya keanekaragaman atau variasi yang terdapat pada berbagai jenis atau spesies makhluk hidup dalam genus atau familia yang sama namun pada berbagai spesies tersebut terdapat perbedaan-perbedaan sifat. 

Contohnya : Palmae yaitu kelapa, aren, palem, siwalan, dan lontar   

  • Keanekaragaman Hayati Tingkat Genetik 

Keanekaragaman tingkat genetik adalah variasi susunan gen pada satu spesies atau jenis yang mana keanekaragaman dalam satu spesies makhluk hidup yang menimbulkan variasi disebut varietas. Setiap individu memiliki banyak gen dan jika terjadi persilangan antar individu yang berkarakter berbeda maka akan menghasilkan keturunan dengan banyak variasi. 

Contohnya saja ikan koi. Ikan koi memiliki warna yang bisa berwarna putih merah, hitam putih, putih hitam merah dan seterusnya.

Sejatinya, keanekaragaman hayati sudah menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan manusia dalam hal mendukung kehidupan manusia dan keberadaannya mutlak ada. Jika salah satunya hilang maka akan sangat mempengaruhi terganggunya keseimbangan alam. Menjaga keanekaragaman hayati sama saja dengan menjaga keberlangusngan kehidupan manusia itu sendiri karena banyak manfaat yang digantungkan oleh manusia didalamnya. 

Jasa keanekaragaman hayati jika kita telaah banyak yang sudah dan akan selalu kita rasakan jika kita mampu dengan baik memanfaatkannya baik dari segi penunjang kehidupan, jasa lingkungan hidup, ekonomi. dan sosial. 

Dengan adanya keanegaraman hayati ini memberikan banyak manfaat bagi manusia baik dari segi pemenuhan sumber pangan, obat-obatan, sumber ilmu pengetahuan, aspek budaya, penyeimbang ekosistem serta meningkatkan produktivitas ekosistem. Selain itu dengan adanya keanekaragaman hayati memberikan dampak akan terjaminnya keberlanjutan alam. Aspek keanekaragaman hayati dalam menjaga keseimbangan alam patutlah menjadikan kita semakin wajib menjaga keanekaragam hayati tersebut. 

Taraf kehidupan manusia dalam tiap tingkatannya tidak lepas dari sumber daya alam. Belum lagi jika kita memikirkan dari segi perlindungan alami yang diberikan oleh keanekaragaman hayati yang membuat adanya ketersediaan sumber daya air, perlindungan terhadap bencana banjir, tanah longsor dan lain sebagainya. Dari segi edukasi dan hiburan pun juga dapat kira rasakan karena dengan keanekaragaman hayati yang ada mampu memberikan banyak pengetahuan dan bahan penelitian juga tentunya dari segi pariwisata pun tidak bisa diragukan lagi manfaatnya. 

Maka dari itu setelah kita memahami dan tahu akan pentingnya keanekaragaman hayati dalam kehidupan, kegiatan mengekploitasi berlebihan adalah pilihan mutlak yang harus dipertimbangkan oleh manusia itu sendiri dari banyaknya manfaat yang sudah dan akan manusia dapatkan dari keanekaragaman hayati tersebut.   

Indonesia merupakan satu dari negara yang menjadi pusat keanekaragaman hayati terkaya di dunia sehingga Indonesia disebut sebagai negara mega biodiversity. Artinya keanekaragaman hayati yang Indonesia miliki mempunyai banyak keunikan genetiknya, tinggi keragaman jenis spesies, ekosistem serta endemisnya. Jika manusia tidak menghentikan eksploitasi yang berlebihan akan mengakibatkan keanekaragaman hayati tersebut mengalami kepunahan dan kelangkaan. 

Dengan keistimewaan yang Indonesia miliki banyak terdapat potensi keanekaragaman hayati yang hanya ada di Indonesia dan tidak dapat ditemukan di negara manapun seperti contohnya Anggrek Hitam, bunga padma raksasa Rafflesia Arnoldi, Kibut atau Bunga Bangkai, Kayu Hitam Sulawesi, Edelweiss Jawa, Daun Payung, Mangga Kasturi, Bambu Manggong, dan Ki Leho Beureum. 

Perubahan Iklim dan Keanekaragaman Hayati 

Keterkaitan antara perubahan iklim dan keanekaragaman hayati tentulah ada. Penurunan kualitas lingkungan yang disebabkan oleh beberapa faktor, kenaikan suhu permukaan bumi, melelehnya salju di kutub utara dan kenaikan permukaan air laut yang disebabkan oleh pemanasan global memberikan dampak juga bagi keanekaragaman hayati mulai dari tingkatan spesies hingga ekosistem. 

Beberapa dampak langsung yang sudah mulai kita rasakan saat ini seperti : 

  • Spesies Ranges (Cakupan Jenis) 
  • Perubahan Fenologi 
  • Perubahan Interaksi antar spesies 
  • Laju Kepunahan 
  • Penyusutan Keragaman Sumber Daya Genetik
Sedangkan dampak tidak langsungnya adalah : 
  • Dampak terhadap ekosistem hutan 
  • Dampak pada daerah kutub 
  • Dampak pada daerah arid dan gurun
  • Dampak pada ekosistem pertnian, dan 
  • Dampak ekologis bagi wilayah pesisir (mangrove) 

Kepedulian antar sesama dalam menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati bukan hal yang sepeleh dan hanya akan berdampak jika dilakukan segelintir orang atau pun segelintir komunitas saja. Bersama Yayasan KEHATI yang diwakilkan oleh ibu Rika Anggraini dalam pertemuan via virtual zoom beberapa waktu lalu kami, teman-teman #EcoBloggerSquad membahas lebih jauh untuk mengenal lebih banyak keanekaragaman hayati terutama yang ada di Indonesia.

Menjaga strabilitas lingkungan memberikan banyak pengaruh bagi kehidupan. Beberapa dari jenis tumbuhan mampu menyerap karbon dengan sangat besar. Seperti yang kita ketahui bahwa tumbuhan melakukan fotosintesis untuk membentuk zat makanan atau energi yang dibutuhkan tanaman tersebut. Dalam fotosintesis tersebut tumbuhan menyerap karbondioksida dan air yang kemudian dirubah menjadi glukosa dan oksigen dengan bantuan sinar matahari. 

Indonesia adalah negara kedua setelah Brazil yang memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Aset kekayaan dari keanekaragaman hayati kita yang pada zaman dahulu menjadi rebutan bagi bangsa asing adalah rempah-rempah dan buah-buahan. Belum lagi bentang wilayah mangrove yang terdapat diberbagai daerah di Indonesia. Jenis mangrove tertentu hanya cocok dilahan tertentu yang artinya kita tidak bisa menyemakan semua jenis mangrove untuk di tanam di daerah yang karakteristiknya tidak sesuai dengan mangrove tersebut. 


Contoh sederhananya saja, buah pisang di Indonesia memiliki puluhan jenis. Menanam buah pisang di daerah Indonesia bukanlah hal sulit karena Indonesia termasuk negara yang subur. Seperti lagu yang pasti kita semua ingat dan tahu, kayu dan batu saja bisa jadi tanaman. Bayangkan, kalau pisang saja bisa selangka ini bagaimana buah lain nantinya kalau kita tidak memberi perhatian yang lebih akan keberlangsungan keanekaragaman hayati yang menjadi aset kekayaan di negara kita. 
Bagaimana jika Keanekaragaman hayati hilang dan terancam punah?

Cara kita dalam memanfaatkan keanekaragaman hayati menentukan kelestarian sumber daya dan cara kita dalam mengelolanya akan menentukan produktivitas sumber daya yang penting bagi kehidupan kita dan kelestarian akan fungsi-fungsi ekologisnya. Maka dari itu, melindungi keanekaragaman hayati sama saja halnya dengan menyelamatkan keberlangsungan hidup kita dan tentunya menyelamatkan bumi. 


#UntukmuBumiku #TeamUpforImpact #EcoBloggerSquad #EBS2021