Jumat, 14 Februari 2020

Kandungan Kosmetik Berbahaya Bagi Ibu Hamil


Dandan disaat hamil aman nggak ya? Bahan-bahannya kira-kira berpengaruh nggak ya untuk kandungan? Pasti beberapa pertanyaan tersebut terlintas dibenak kita para wanita yang sedang hamil. disisi lain takut dibilang akut kumel dan dibilang mentang-mentang hamil dimanja dan malas-malasan. Gimana mau jaga anak dan suami nanti kalau sekarang saja sudah malas begitu. Begitulah kadang kalo mikirin nyinyiran tetangga sebelah yang bisa panjangnya melebihi nota tagihan diawal bulan hihihi 

Nah, dibanding kita cemas nggak jelas mending simak ulasan berikut ini deh. Dijamin meskipun sekelumit seenggakny mengurangi sedikit kekhawatiran diatas. Eits, bukan kecemasan karena panjangnya tagihan diawal bulan tadi ya hehhhe. Sama nasibnya sama mimin nih soalnya 😄 

Check this out.  Meskipu hamil bukan berarti menghalangi hobi dandan yak, Berikut bahan-bahan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil : 

1. Merkuri 

Untuk bahan kosmetik yang satu ini sepertinya kita sudah mengetahuinya ya. Jangankan waktu hamil, sebelum hamil pun memang harus jauh-jauh dari kosmetik yang mengandung merkuri ini. Merkuri memang tidak diperbolehkan digunakan untuk bahan kosmetik. Merkuri bisa menyebabkan kerusakan sistem saraf serta berdampak pada gangguan perkembangan janin. 

2. Salicyl Acid / Beta Hidroxy Acid (BHA) 

Zat pada kosmetik yang satu ini biasanya terdapat pada produk kecantikan untuk menghilangkan jerawat. Zat kosmetik yang biasanya digunakan untuk mengatasi jerawat, kulit berminyak dan kusam bisa menyebabkan terjadinya komplikasi kehamilan bahkan bisa menyebabkan bayiterlahir cacat. Biasanya ada yang berbentuk sabun ada juga yang dalam bentuk krim. Juga hindari produk kecantikan yang mencantumkan kandungannya seperti beta hidroxy atau sejenisnya seperti salicyclic acid, 3-hydroxypropionic acid, trethocanic acid, serta tropic acid. 

3. Retinol, Retin A dan Turunan Vitamin A 

Bahan kosmetik yang satu ini merupakan turunan dari vitamin A yang berfungsi dalam mempercepat regenerasi kulit. Jika menggunakan kosmetik yang mengandung retinoid ini dapat mempengaruhi janin yaitu dapat menyebabkan janin mengalami kecacatan fisik dan mental. Biasanya bahan kosmetik ini ada pada jenis obat jerawat serta produk kecantikan "anti - aging ". Juga harus dihindari Renova, Retinol, Retinyl pamitate serta turunan retinoid yang lainnya seperti retinaldehyde, differin, adaplene, tretinoin dan juga isotretinon. Jika ingin menggunakan jenis kosmetik untu anti - aging, bisa diganti dengan produk alami seperti minyak zaitun.  

4. Hydroquinone 

Zat/ bahan kosmetik ini juga sangat berbahaya bagi ibu hamil karena bisa membahayakan janin yang berdampak pada peningkatan resiko kerusakan organ pada janin tersebut. Termasuk juga yang mengandung quinol, idrochinone, 1- 4 dihydroxy benzene, dan 1- 4 hydroxy benzene.    

5. Tetracycline 

Zat kimia pada kosmetik yang satu ini biasanya ditemukan pada obat jerawat dimana zat kimia ini merupakan antibiotik. Sejumlah penelitian menunjukkan jika saat hamil menggunakan jenis kosmetik berbahan zat ini, bisa merusak hati ibu yang sedang mengandung. Bayi pun juga akan menerima dampaknya yaitu menyebaban perubahan warna keabuan pada bayi pada masa pertumbuhannya. 

6. Jenis Paraben 

Paraben merupakan kandungan yang bisa dikatakan umum terdapat pada kosmetik berjenis krim, lotion, serta sabun karena fungsinya dalam membasmi jamur serta bakteri. Akan tetai perlu kita ketahui juga bahwa jumlah yang berlebih bisa membuat paraben berbahaya tidak hanya bagi tubuh semua orang apalagi jika itu untuk ibu hamil. Jika ibu hamil sering terkena paparan paraben, maka dapat berpengaruh pada janin yaitu memicu lahirnya bayi secara prematu juga dapat mempengaruhi perkembangan otak janin. 

7. Formalin 

Formalin memang sudah tidak asing lagi kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hal yang ganjil juga jika formalin sangat harus dihindari dalam kehidupan sehari-hari karena berbahaya bagi kesehatan. Termasuk juga bagi ibu hamil. Kandungan formalin juga biasanya terdapat pada produk pelurus rambut, cat kuku gel dan juga lem bulu mata. Hindari juga produk kosmetik yang mengandung formalin yang termasuk juga hydantoin, dimethyl - dimethyl (DMDM), sodium hydroxymethylglycinate, quaternium - 15, imidazolidinyl urea, diazolidinyl urea serta bromopol. 

8. Minyak Esensial

Seperti yang sering kita dengar, minyak esensial katanya sangat alami. Akan tetapi ada beberapa produk herba yang memiliki efek samping untuk perkembangan janin. Seperti misalnya minyak melati yang dapat berdampak menyebabkan kontraksi dan rosemary yang dapat meningkatkan tekanan darah. Hindari juga selama kehamilan minyak esesial yang berbahan adas, kayu manis, peterseli, marjoram serta tarragon. Jika perlu lakukan konsultasi pada dokter sebelum menggunkan minyak esensial supaya kita lebih paham beberapa jenis minyak yang berbahaya maupun tidak bagi kehamilan.

9. PABA

Biasanya PABA/ Para Amino Benzoic Acid terdapat pada produk tabir surya. Kandungan PABA ini dapat menyebabkan keseimbangan hormon terganggu dan menjadikan kulit menjadi gelap.

10. Rhodamin

Biasanya terdapat pada kosmetik jenis make up dengan warna yang mencook. Pewarna jenis ini tidak boleh digunakan pada kosmetik karena aslinya ini adalah bahan pewarna untuk tekstil. Jika kosmetik mengandung zat ini digunakan pada ibu hamil maka kosmetik tersebut dapat menyebabkan kanker kulit pada ibu dan berdampak pada janin sehingga janin memiliki resiko terlahir cacat.

Demikianlah beberapa bahan kosmetik yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil. Memperhatikan bahan kosmetik yang baik atau tidak untuk ibu hamil adalah salah satu hal yang memang harus dilakukan. Sebagai calon ibu kita harus cerdas dan lebh mengedepankan kesehatan baik itu untuk ibu hamil itu sendiri apalagi menyangkut janin kita. Tentunya hal yang terbaiklah yang kita inginkan. Memastikan nama zat dan kandungan zat yang terdapat pada produk kecantikan yang biasa kita gunakan sehari-hari memang dirasakan perlu supaya kita bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Bukankah lebih baik mencegah dari pada mengobati ?!

Selasa, 11 Februari 2020

Belajar Mengenali Jadwal Memberi ASI

Berusaha memberikan yang terbaik untuk anak adalah keinginan seorang ibu. Setiap ibu memiliki jalan dan perjuangannya masing-masing dalam menjalani proses demi proses sebagai seorang ibu. Apalagi jika anak masih bayi dan masih sangat membutuhkan sosok seorang ibu apalagi dalam pemenuhan ASI. 

Seperti yang kita bahas sebelum-sebelumnya, ASI adalah kebutuhan yang paling dibutuhan oleh bayi karena bayi dalam usia dibawah 6 bulan baru bisa dikenalkan dengan ASI atau susu bayi lainnya terlepas dari beberapa alasan yang melatar belakanginya. 

Kebutuhan ASI pada bayi pun bisa berbeda-beda. Seperti halnya saat dari pertama kali bayi diberi susu/ ASI sampai usia 6 bulan ke atas yang sudah bisa dikenalkan dan mengkonsumsi makanan pendamping ASI. 

Maka dari itu, kita sebagai ibu harus benar-benar paham dan mengetahui berbagai hal yang menyangkut tentang pemberian ASI tersebut sehingga pemberian ASI pun bisa tepat waktu, jumlah bahkan asupannya sesuai dengan yang diperlukan bayi.  

Meskipun sebenarnya jika masih diawal kelahirannya, waktu bayi dalam menyusu tidak serta merta langsung terbentuk. Akan butuh beberaa waktu serta pemberian ASI yang dilakukan berkali-kali hingga kita mampu mengenal dan memprediksi kapan bayi membutuhkan ASI  tersebut. 

Inisiasi menyusui dini (IMD) yang diberikan kepada bayi yang pertama kali diberi ASI biasanya berkisar lebih kurang selama 15 menit. Setelah itu, jika sudah selesai IMD, bayi bisa jadi akan menyusu kembali dalam waktu lebih kurang 2 jam setelahnya. 

Secara naluriah dan berkembangnya, bayi akan menunjukkan dan sudah bisa memberikan bahasa isyarat atau tanda jika dia sudah merasa lapar dan membutuhkan ASI ketika dirasanya membutuhkan hal tersebut. Selaku orang tuanya kita harus peka dengan itu. Bisa ditunjukkannya dengan cara menangis. Karena untuk anak seumuran itu hanya menangislah yang baru bisa dilakukannya dalam menuangkan kemauannya. 

Pada umumnya, bayi menyusu dalam sehari bisa mencapai 8 - 12 kali dengan rentang waktu menyusu 10 - 15 menit yang berlaku untuk satu sisi payudara. Sisi lainnya bisa dilakukan bergantian dalam waktu menyusui selanjutnya. 

Apalagi jika anak sudah mulai menginjak 1 bulan ke atas, kita sudah mulai bisa memprediksi jam berapa saja bayi kita biasanya merasa lapar dan membutuhkan ASI. Seiring bertambahnya usia, jadwal menyusu bayi pun pada umumnya akan menjadi lebih teratur. Bahkan dengan seiringnya berjalannya waktu frekuensi menyusu bayi pun berkurang bisa sekitar 7 - 9 kali dalam sehari.   

Memasuki bulan ketiga dan seterusnya hingga menginjak memasuki bulan keenam, frekuensi menyusu bayi pun bisa jadi hanya 7 - 8 kali dalam sehari. Mendekati menginjak usia bayi di bulan ke-enam, frekuensi menyusu pun bisa turun hingga 4 - 6 kali dalam sehari. Jangan heran juga jika diusia ini seiring semakin bertambahnya usia bayi hanya akan merasa lapar lagi dengan jarak/ waktu yang cukup lama yaitu berkisar 5 - 6 jam. Apalagi jika sudah mengenal MPASI, bisa jadi juga semakin berkurang frekuensi menyusunya. Namun tetap, ASI eksklusif diberikan terus hingga anak usai 6 bulan.     

Ibu dan bayi yang baru lahir masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi terlebih dahulu. Sebagai orang tua, kita harus belaar bijak dan terus mencoba memberikan yang terbaik. Seiring berjalannya waktu kita juga akan merasa lebih terbiasa dan terbentuk dengan alamiah naluri bahkan kepekaan yang dirasakan oleh seorang ibu pada umumnya. 

Sabtu, 01 Februari 2020

Makanan Yang Baik Untuk Menjaga Tulang



Nah kalau diblog saya sebelumnya pernah membahas mengenai menjaga tulang kuat dan sehat, sekarang kita juga bahas yuk mengenai makanan yang baik dan bagus banget dalam menunjang menjaga kesehatan tulang.  

Memiliki tulang sehat dan kuat tentunya mau banget dong yah. Apalagi kalau bisa jauh-jauh dari yang namanya osteoporosis. Jadi kita tidak hanya makan saja tetapi juga dalam makanan tersebut memiliki manfaat yang harusnya baik untuk tubuh kita. Kita semua juga tahu bahwa berbagai macam penyakit bisa menjangkit tubuh kita apabila asupan nutrisi kurang terpenuhi. 

Demi memberikan dampak jangka panjang ataupun jangka pendek supaya tubuh kita bisa selalu senantiasa sehat dan bugar, pola hidup sehat adalah hal yang utama. Ternyata tidak hanya susu loh yang bagus untuk tulang. Ada beberapa makanan yang sudah umum dan sering kita makan sehari-hari ini ternyata bagus juga untuk tulang, simak yuk apa saja makanan tersebut. 

1. Sayuran Hijau Gelap


Sayur bukanlah hal yang asing bagi kita apalagi jika itu sayuran hijau. Jika kita termasuk orang-orang yang menerapkan hidup sehat tentulah sayur-sayuran terutama sayuran hijau akan selalu senantiasa tidak lupa terhidang di meja makan dalam menu makanan. Misalnya saja sayur bayam, kangkung, sawi hijau, bok choy, kubis cina, lobak dan brokoli. Semuanya kaya akan kalsium.  
Bayam diketahui baik untuk tulang karena mengandung kalsium dan Vitamin A, C dan vitamin K yang tinggi. Selain juga lezat, sayuran-sayuran ini juga tidak susah dalam pengolahannya dan yang paling penting rendah kalori sehingga bisa dikonsumsi oleh semua orang. Makanya anak-anak juga sangat disarankan untuk mengkonsumsi sayur-sayuran termasuk sayur bayam ini loh. 

2. Olahan Susu 

Susu adalah salah satu minuman yang sudah ejak dari bayi dianjurkan untuk dikonsumsi. Sekarang sudah banyak olahan dari susu yang sudah kita kenal bahakn juga onsumsi sehari-hari seperti ypgurth dan keju yang memiliki kandungan yang kaya akan kalsium. Bberapa olahan pun juga kaya akan vitamin D. Seperti yang kita ketahui bahwa kalsium dan vitamin D ini merupakan ineral yang baik untuk menjaga kesehatan tulang. 

3. Ikan Salmon dan Sarden 

Sudah bukan rahasia umum lagi kalau ikan salmon dan sarden terkenal dengan kandungan nutrisinya yang banyak dan sangat bermanfaat dalam penjagaan pola makan untuk kesehatan tubuh. Apalagi jika ikan tersebut bukan dari hasil olahan dan masih segar. Akan tetapi, bukan berarti yang sudah dikemas secara kalengan seperti ikan sarden yang kita kenal tidak baik loh. Itu terbilang masih bagus kok. Ikan salmon dan sarden memiliki kandungan kalsium yang tinggi. 

4. Kentang 

Hidup di daerah yang memiliki tanah yang subur membuat kita tidak sulit dalam menemukan kentang untuk dikonsumsi sehari-hari Bahkan harganya terbilang terjangkau dan sangat ekonomis. Kentang sudah banyak kita temukan berbagai  macam pengolahanya jadi kita tidak perlu merasa khawatir akan bosan dalam mengkonsumsinya. Kentang kaya akan kandungan potasium yang dimilikinya dimana potasium itu sendiri memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan serta kepadatan tulang dan gigi. 

5. Buah-buahan 

Mengkonsumsi buah-buahan juga ternyata bagus untu tulang loh. Seperti mengkonsumsi buah jeruk dan stroberi. Buah jeruk kita kenal dengan kayanya kandungan vitamin C- nya. Vitamin C pada jerk atau asam askorbat merupakan nutrisi pembentukan kolagen, zat yang dibutuhkan oleh tubuh dalam menyehatkan kulit, tulang dan gigi. 

Buah stroberi juga sama halnya dengan buah jeruk yang kaya akan kandungan vitain C-nya. Hampir semua orang suka dengan buah yang memiliki rasa manis-manis sedikit asam ini. Bahkan juga banyak kita temui olahan-olahan yang menggunakan buah ini baik itu untuk kue, minuman dan lain sebagainya. 

6. Susu Kedelai 

Ternyata tidak hanya olahan dari susu sapi yang baik untuk kesehatan tulang, susu dari kacang kedelai pun juga tidak kalah bermanfaatnya untuk kesehatan tulang. Susu kedelai ini juga mengandung nutrisi berupa kalsium sekaligus vitamin D yang tentunya baik untuk tulang. 

7. Tomat 

Toma adalah salah satu tanaman yang tidak susah untuk kita temui di Indonesia. Bahkan banyak olahan yang menggunakan tomat. Ternyata tomat juga merupakan ssumber kalium teratas loh. Jika kita mengkonsumsi satu cangkir tomat itu artinya kita sudah memenuhi jumlah kalium yang disarankan setiap hari. 

8. Kacang Almon 

Tidak hanya tinggin akan kalsium, kacang almon juga sangat flesibel dan mudah dimasukkan jika ada sedang melakukan diet. Cara mengkonsumsinya juga beragam, bisa dijadikan camilan, dicincang bahkan dipanggang sebagai taburan salad. Bisa juga menjadi pelengkap taburan dalam olahan kue dan roti. Kacang almon mengandung lemak dalam jumlah yang tepat sehingga kita tidak perlu mengkonsumsinya dalam jumah banyak untuk mendapatkan manfaat akan nutrisi yang terkandung dalam kacang almon tersebut.

9. Telur 

Wah kalau yang ini hampir jadi menu andalan setiap hari ya. Mudah, praktis dan enak. Kalau malas masak tinggal cari stok telur lalu olah sesuai dengan keinginan. Dalam telur, mengandung vitamin D dalam jumlah besar. Akan tetapi vitamin D hanya terdapat pada kuning telur. 

10. Sereal 

Sereal sudah sejak lama kita kenal namun mungkin sejauh ini kita belum mengetahui bahwa sereal diperkaya dengan kalsium dan vitamin D. Apalagi jika menikmati sereal dikombinasikan dengan susu pasti akan menambah asupan kalsium serta vitain D yang sangat dibutuhkan tulang. 

Demikianlah kira-kira beberapa makanan yang baik untuk menjaga tulang. Jangan lupa juga untuk terus menjaga pola hidup sehat lainnya. 

Serum SCARLETT, Menjawab Kebutuhan Kulit Wajahmu

Sebenarnya, saya bukan tipe orang yang pintar merawat kulit wajah apalagi paham apa itu skincare.  Dari zaman dulu, zaman sekolah menengah p...