Senin, 06 Mei 2019

Tahun Lalu Bisa, Kenapa Tidak Dengan Tahun Ini


Alhamdulillah bertemu kembali dengan ramadhan di tahun ini. Tanpa terasa sudah menjalankan puasa lagi ya Moms. Bulan Ramadhan kembali menyapa kita. Alhamdulillah sekali rasa syukur yang tiada terkira masih dipertemukan lagi ya. Semoga bisa menjalankan ibadah dan mendapat rahmat dari yang kuasa ya Moms. 

Sesuai dengan judul sepertinya kalau diberikan pendahuluan seperti di atas pasti sudah paham ya Moms saya mau ngebahas apa. Yap, banyak saya temukan di timeline media sosial saya bu-ibu yang pada galau nih. Terutama bu-ibu yang sekarang seperti saya. Dalam masa menyusui. Yang satu perguruan, cung acung tangan hehehhe. 

Bagi saya pribadi, selagi saya kuat dan tidak berpengaruh dengan ASI unuk si anak kenapa tidak toh dua-duanya adalah suatu kewajiban. Yang satu kewajiban kepada sang pencipta dan yang satu lagi adalah kewajiban sebagi seorang ibu atas karunia yang sudah diberikan oleh sang pencipta. Jika keduanya bisa berjalan dengan beriringan dan in sya allah diberkahi kenapa tidak kan Moms? Akan tetapi kita juga tidak boleh egois ya Moms. Dalam agama islam kita diberikan kelonggaran dengan cara menggantinya dilain waktu atau dengan cara membayar fidyah. Nah berhbung ranah saya belum berani menjelaskan dalam segi agamanya jadi saya cuma singgung sedikit yah Moms. Saya ingin berbagi pengalaman dengan Moms sekalian mengenai puasa disaat sedang menjalankan tugas ibu dalam hal mengASIhi alias memberi ASI. 

Kalau dihitung-hitung saya mencoba puasa dan menyusui secara berbarengan adalah disaat usia anak saya 4 atau 5 bulanan Moms. Yah, tahu sendiri kan Moms kalau di usia itu bayi masih full ASI dan belum saya kenalkan dengan MPASI. Kalau sekarang mah si adek udah 15 bulanan jadi sudah dibantu dengan MPASI. Saya memberanikan puasa saat itu adalah karena sepertinya puasa saya tidak mengganggu produksi ASI untuk si adek. Mungkin bagi sebagaian orang itu adalah tindakan nekat dan tidak mementingkan bayi tapi bagi saya jika semuanya masih aman, saya lanjutkan. Toh tidak ada yang memaksa saya. Rasanya sayang kalau tidak puasa ya Moms. Kapan lagi coba puasa dan ketemu bulan ramadahan. Kan cuma setahun sekali datangnya. 

Meskipun seperti itu banyak hal yang harus lebih ekstra lagi saya perhatikan apalagi soal asupan makanan yang tentunya harus menyesuaikan dengan puasa tadi Moms. Berikut yang selalu saya perhatikan dan lakukan Moms. 
  1. Tetap menjaga asupan makanan yang dikonsumsi dan tidak ketinggalan dengan yang namanya buah-buahan segar, makanan yang mengandung serat, konsumsi susu, serta konsumsi menu sahur maupun berbuka yang tinggi akan protein. Atau bisa dengan mengusahakan komposisi nutrisi terdiri dari 20% lemak, 30% protein dan 50% karbohidrat. 
  2. Perhatikan juga konsumsi makanan yang tentu saja bisa tetap menjaga produksi ASI kita Moms.  
  3. Meskipun berpuasa, mengkonsumsi air putih jangan sampai telalaikan Moms. Karena sudah jelas, kita sebagai ibu yang menyusui jangan sampai dehidrasi. Konsumsi air putih minimal 2 liter perhari. 
  4. Kemudian imbangi juga dengan istirahat yag cukup ya Moms tapi jangan berlebihan juga. Nanti malah puasanya jadi kurang afdol kalau kita cuma tidur doang hehehe 
  5. Kurangi aktifitas yang bisa menguras banyak energi. Kalaupun harus, kerjakan secara pelan-pelan dan Keep it slow, Moms. 
  6. Banyak yang bilang semakin kita sering memberikan ASI ke anak kita, maka semakin banyak juga produksi ASI yang keluar. Jadi, mengASIhi nya jangan sampai terlalaikan juga ya Moms. 
TIPS : Saya juga pernah baca kalau bagi busui, agar ASI tetap lancar meskipun berpuasa adalah dengan mengkonsumsi kurma disaat berbuka dan sahur. Baik itu mengkonsumsi kurma dengan cara diblender yang dicampurkan dengan susu atau bisa juga dengan membuat air nabees yaitu meminum rendaman kurma dengan air. Akan tetapi redaman air kurma ini jangan yang sudah terlalu lama direndam Moms. Karena air rendaman kurma yang terlalu lama direndam akan terjadi proses fermentasi. Cukup rendam kurma sekitar 4 - 8 jam saja ya Moms. 
  
Intinya adalah kesanggupan dari kita sendiri sih Moms. Kalau dirasa memang belum sanggup dan malah berpengaruh yang tidak baik untuk produksi ASI lebih baik difikirkan ulang lagi dengan matang-matang. Minta saran suami dan orang-orang terdekat juga apalagi yang sudah berpengalaman bila perlu. Semua juga demi anak kita sendiri ya Moms. Jadi, sebagai sesama ibu-ibu yang sedang menyusui dan ingin berpuasa kita saling menyemangati ya Moms. Semagatttttttttt. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan dan coret coret komentarnya ya ...