Jumat, 31 Agustus 2018

Serba- Serbi ASIAN GAMES 2018 Khas Indonesia

(foto : lst )

ungayossydotcom - ASIAN GAMES 2018 telah digelar. Pesta olahraga yang telah ditunggu-tunggu yang tidak hanya oleh para atlet, tetapi khusunya untuk masyarakat Indonesia akhirnya datang juga. Tahun 2018 ini Indonesia telah siap menjadi tuan rumah yang diikuti oleh 45 negara dengan 42 cabang olahraga. Semua lapisan masyarakat tentunya turut merasakan serta turut bersuka cita menyambutnya.. Rasa bangga yang tiada terkira, semangat dukungan serta doa tercurah utuk para atlet-atlet yang sedang berjuang demi mengharumkan nama bangsa Indonesia.  
 
Dengan lokasi penyelenggaraan dipusatkan kepada ibu kota Indonesia yaitu Jakarta dan Palembang ( Sumatera Selatan). Rasanya saya masih teringat jelas bagaimana megah, meriah serta bercampur bangganya akan pertunjukan pembukaan yang disuguhkan oleh para pementas demi memuaskan para pemirsa yang sedang menonton. Dengan mengusung pertunjukan kolosal yang memberikan banyak kejutan-kejutan serta decak kagum yang tiada hentinya. Apalagi ditampilkannya berbagai kekayaan alam yang ada di Indonesia. Benar-benar menyedot perhatian masyarakat khususnya masyarakat Indonesia. Semakin cinta rasanya kita akan Indonesia. Semakin memperkuat bahwa Bhineka Tunggal Ika Indonesia memanglah tiada duanya. 

Tidak tanggung-tanggung, dari sejumlah lagu tema yang khusus dibuat untuk ASIAN GAMES 2018 ada yang masuk dalam daftar playlist dunia. Seperti lagu Meraih Bintang yang dibawakan oleh Via Vallen yang merupakan lag dangdut yaitu musik aliran khas Indonesia yang diberikan sentuhan modern, sukses menarik perhatian bahkan penyanyi negara-negara lain seperti Korea, China, Arab, serta Thailand mengcover ulang lagu tersebut. Wajar saja mereka tertarik karena lau ini memberikan semangat yang luar biasa bagi siapapun yang mendengarkannya. 


(foto : lst )

Selain itu juga, perhelatan ASIAN GAMES 2018 ini, mengusung tiga maskot yang merupakan hasil karya anak bangsa sendiri. Tiga maskot tersebut adalah Bhin Bhin, Atung dan Kaka. Tentunya kita bisa menebak bahwa maskot tersbut adalah hewan-hewan khas Indonesia. Ini merupakan cerminan dari tiga energi ataupun kekuatan yang berbeda namun semuanya berpadu manjadi satu dalam ajang bergengsi se-Asia.


( Foto : ist )

Sama seperti motto ASIAN GAMES 2018 ini yaitu “ENERGY OF ASIA” dimana yang artinya adalah bahwa ketika keberagaman budaya, bahasan dan peninggalan sejarah bersatu maka Asia  akan menjadi kekuatan utama yang diperhitungkan dunia.

Digadang-gadang, akan ada banyak bonus yang menggiurkan yang akan diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah untuk para atlet yang memenangkan medali. Pada ASIAN GAMES 2018 ini, Indonesia menargetkan 16 medali emas yang bisa diraih oleh para atlet. Namun, membanggakannya untuk cabang pencak silat dimana cabang ini sukses menciptakan sejarah bagi Indonesia. Total 14 dari 16 medali berhasil disabet oleh para atlet Indonesia yaitu Hanifan Yunadi Kusuma serta kawan-kawan. 

Besar harapan kita semua bahwa semoga ini menjadi prestasi yang menjadi cambuk bagi para calon atlet penerus bangsa untuk selalu berusaha dan sekuat tenaga untuk mengharumkan nama bangsa. Dan masyarakat Indonesia tetap menjadi masyarakat yang cinta akan persatuan serta kesatuan. Hingga lahirnya semangat-semangat baru yang terus produktif.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan dan coret coret komentarnya ya ...