Senin, 24 Juli 2017

Yuk Dukung, Teluk Sepang dan Teh Oolong Di Anugerah Pesona Indonesia

Para peserta famtrip usai penutupan rangkaian Festival Bumi Rafflesia 2017. (foto by Media Center Pemprov Bengkulu)
ungayossy.com - Kementerian Pariwisata RI kembali mengajak publik untuk aktif menyuarakan destinasi wisata Indonesia. Salah satunya melalui pemilihan nominator destinasi terbaik dan terpopuler. Pilihan masyarakat ini akan di apresiasi dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 yang rencananya bakal digelar November mendatang.

"Provinsi Bengkulu ada dua yang masuk nominasi. Teluk Sepang Kota Bengkulu dalam kategori tempat berselancar terpopuler, kemudian dalam kategori minuman tradisional terpopuler yakni teh Oolong Kepahiang," Muhammad Syafaat selaku CEO ayojalanjalan.com penyelenggara API 2017 saat penutupan Famtrip Festival Bumi Raflesia di Bengkulu, Minggu (23/Juli).

Syafaat juga menerangkan, API 2017 juga merupakan upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata nusantara. Kesempatan ini juga merupakan peluang positif untuk pemerintah daerah. Seperti halnya Pemerintah Provinsi Bengkulu yang saat ini mulai agresif mempromosikan potensi serta destinasinya.

"Sementara saat ini yang masuk nominasi baru dua, destinasi lain mari terus kita populerkan kemudian bisa diusulkan untuk Anugerah Pesona Indonesia. Kita mengapresiasi upaya Pemprov Bengkulu, yang menggelar Famtrip untuk para bloger dan traveler Indonesia dalam Festival Bumi Raflesia 2017 ini. Mudah-mudahan ini meningkatkan awareness masyarakat," paparnya.

Berdasarkan rekapitulasi perhitungan suara (vote) sementara, Teluk Sepang Kota Bengkulu dalam kategori Most Popular Surfing Spot dan Teh Oolong Kepahiang pada kategori Most Popular Traditional Drink masih menduduki posisi juru kunci.
"Dihitung per akhir Juni lalu hasil sementara masih paling bawah. Saat ini pemungutan suara masih dibuka, seluruh masyarakat dipersilahkan untuk memberikan suara dukungan terhadap pariwisata kebanggaannya melalui websiteanugerahpesonaindonesia.com atau ayojalanjalan.com juga lewat SMS berbayar ke nomor 99386, dengan mengetik sesuai keyword nominasi pilihannya," terang Syafaat.

Dengan potensi wisata yang dimiliki Bengkulu, lanjut Syafaat, sebenarnya masih banyak peluang untuk masuk nominasi. Beberapa nominasi yang bisa dimasukkan usulan seperti situs sejarah, makanan tradisional, tempat menyelam, dataran tinggi, juga festival wisata terpopuler. Bisa masuk nominasi adalah peran pemerintah dan masyarakat mempromosikan wisatanya.

"Benteng Malborough sempat masuk, tapi belum berhasil," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui dinas pariwisata pada 20 - 23 Juli 2017 ini menggelar Festival Bumi Raflesia. Hal ini bertujuan sebagai peningkatan citra atau promosi wisata. Provinsi dengan garis 525 kilometer pantai juga terkepung hutang lindung (Taman Nasional Kerinci Sebelat) ini juga mempersiapkan diri menjadi tujuan wisata pada tahun 2020.

"Kita tentunya bersyukur, semua pagelaran mulai dari Triathlon 2017, Bengkulu Coffe Festival dan Family Trip bersama bloger Indonesia berjalan sukses. Beberapa catatan pada tahun ini, kita akan berupaya perbaiki dan sempurnakan di tahun mendatang," ucap Yudi Satria, kepala dinas pariwisata yang juga mengharap kehadiran bloger untuk kembali datang ke Bengkulu pada Festival Tabut 2017 yang bakal digelar September mendatang. (Media Center Pemprov Bengkulu).

* Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #NulisSerempak tentang #FestivalBumiRafflesia #akubloggerbengkulu.

Fun Bike Meriahkan Festival Bumi Rafflesia


Para peserta fun bike dalam rangkaian Festival Bumi Rafflesia saat akan dilepas. (foto by Media Center Pemprov Bengkulu)
ungayossy.com - Hari terakhir kegiatan Festival Bumi Rafflesia yang dipusatkan  di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, dimeriahkan dengan lomba sepeda santai Fun Bike Rafflesia, Minggu (23/7).

Lomba ini, diikuti ratusan penggowes  dari berbagai kalangan, yang berasal dari  kota maupun kabupaten Provinsi Bengkulu.

Para peserta dilepas langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, di damping oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Yudi Satria.

Fun Bike Rafflesia ini merupakan rangkaian kegiatan festival Bumi Rafflesia yang dilaksanakan dari tanggal 21 hingga 23 Juli 2017, dimana sebelumnya telah sukses digelar acara Coffe festival, Bengkulu Triathlon dan Famtrip.

Para peserta start dari Sport Center Bengkulu, menyisiri Pantai Panjang hingga Mess Pemda Provinsi Bengkulu, kemudian berbelok menuju arah jalan Suparapto dan kembali  finish di Sport Center.

Acara Fun Bike Rafflesia ini juga dimeriahkan dengan berbagai hadiah doorprice untuk para peserta.

Dalam sambutannya, Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto menyampaikan harapannya, kegiatan seperti ini dapat lebih meriah lagi untuk selanjutnya, sehingga mampu memancing antusias masyarakat, guna mensukseskan seluruh kegiatan dalam rangka mempromosikan pariwisata Provinsi Bengkulu.

“Kedepannya, event-event ini akan kita teruskan, bahkan kalau bisa lebih meriah lagi, rangkaian kegiatannya lebih banyak lagi, sehingga animo masyarakat juga akan bertambah,” kata Gotri Suyanto, sesaat sebelum mencabut undian Doorprice.

Kegiatan ini, sambung Gotri, bagian dalam rangka menyambut event Visit Bengkulu 2020, yang puncaknya akan dilaksanakan pada tahun 2020 nanti.

Disamping itu, Gotri juga menyampaikan ucapan terima kasih dari pemerintah daerah Provinsi Bengkulu, kepada  semua pihak yang telah mensuksekan rangkaian kegiatan ini. (Media Center Pemprov Bengkulu)

* Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #NulisSerempak tentang #FestivalBumiRafflesia #akubloggerbengkulu.

Kopi Bengkulu Berpeluang Besar Go Internasional



Para pemenang Coffee Festival berpose bersama usai pengumuman hasil lomba. (foto by Media Center Pemprov Bengkulu)
ungayossy.com - Peluang kopi Bengkulu “Go Internasional” semakin terbuka lebar. Para barista senior nasional menyatakan bahwa kopi varian robusta di Bengkulu memiliki citarasa khas yang memberi kenikmatan tersendiri bagi para pencinta kopi, selain potensi kopi arabika yang juga berpotensi untuk dikembangkan.

Namun untuk mencapai hal tersebut, menurut Moenarji Soedargo selaku barista senior, antara pemerintah daerah dan masyarakat pelaku kopi harus melakukan kerjasama atau sinergisitas yang baik. Sehingga, kopi asal Bengkulu tidak kembali di-branding oleh daerah lain.

“Potensinya sudah jelas, robustanya mayoritas dihasilkan di dataran tinggi. Kualitas robusta di dataran tinggi mempunyai basis citarasa yang baik apabila doilah secara tepat. Tapi karena kopi barang sensitive, harus disuport dengan ketersediaan infrastruktur, listrik dan komunikasi oleh pihak pemerintah,” jelas Moenarji Soedargo di sela-sela Bengkulu Coffee Festival, di Sport Center Kota Bengkulu, Sabtu (22/07).

Hal senada juga diungkapkan Coffe Antusiasm Tri Yuli Kurniasih. Menurutnya untuk mengeksplore potensi kopi Bengkulu, para pelaku dan penggiat juga harus meng-uprgade skill dalam mengolah produk perkebunan special ini. Mulai dari petaninya hingga ke baristanya.

“Menyajikan kopi sampai di meja itu kan urutannya panjang. Mulai dari kebun, varietasnya kemudian prosessingnya, lalu roastingnya hingga endingnya di barista. Kalaupun itu kopi bagus, baristanya tidak bisa menyajikan, apakah nantinya akan enak disajikan,” jelas Tri Yuli Kurniasih.

Rangkaian Bengkulu Coffe Festival yang merupakan bagian dari Even Festival Bumi Rafflesia, juga digelar lomba penyajian kopi latte art fun throwdown. Tampak para barista dari masing- masing brand kopi Bengkulu antusias menyikuti jalannya lomba.

Sementara itu, dengan adanya Bengkulu Coffee Festival Kadis Pariwisata Provinsi Bengkulu Yudi Satria meyakinkan Program Gubernur Bengkulu menekan angka kemiskinan melalui Penguatan Komoditas Unggulan Agro-Maritim bisa terwujud.

“Dengan salah satu komoditas unggulan yaitu kopi ini, saya yakin angka kemiskinan bisa ditekan di Bengkulu. Untuk itu, perlu keterlibatan semua pihak dalam mengoptimalkan komoditas kopi ini, sehingga bisa dikenal seluruh nusantara bahkan internasional,” ungkap Kadis Pariwisata Provinsi Bengkulu Yudi Satria. (Media Center Pemprov Bengkulu)

Berikut daftar Juara dalam Bengkulu Coffee Festival:

Kategori Arabica Cupping
1.         Novri dari Mojorejo
2.         Sumber Sari
3.         BMC Coffee

Kategori Robusta Cupping
1.         Rindu Hati
2.         Sintaro dari Ikola Coffee
3.         Naga Rantai
4.         Mangkuraja
5.         Bagus Coffee

Kategori Espresso
1.         Arizon

Kategori Latte Art
1.         Andri
2.         Rozan


* Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #NulisSerempak tentang #FestivalBumiRafflesia #akubloggerbengkulu.